KUNINGAN — Pemerintah Kabupaten Kuningan resmi membuka hasil Evaluasi Kinerja Desa dan Kelurahan Tingkat Kabupaten 2025. Hasilnya, Desa Jagara Kecamatan Darma keluar sebagai yang terbaik dengan nilai tertinggi, mengungguli puluhan desa lainnya.
Pengumuman tersebut disampaikan langsung pada apel pagi di Halaman Kantor Pemda Kabupaten Kuningan, Kompleks KIC, Senin (22/12/2025), sekaligus dirangkaikan dengan penyerahan piagam penghargaan dan plakat kepada desa serta kelurahan berprestasi.
Evaluasi yang dilaksanakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kuningan ini bukan sekadar formalitas.
Penilaian dilakukan secara ketat berdasarkan Keputusan Bupati Kuningan Nomor 400.10.2.1/KPTS.1057-DPMD/2025, dengan fokus pada tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, dan inovasi pembangunan.
Kepala DPMD Kabupaten Kuningan, Dr. H. M. Budi Alimudin, M.Si., MH, menegaskan bahwa evaluasi ini menjadi instrumen penting untuk mendorong perubahan nyata di tingkat desa dan kelurahan.
“Ini bukan hanya soal administrasi, tapi bagaimana desa dan kelurahan benar-benar hadir melayani masyarakat secara profesional dan transparan,” ujarnya.
Pada kategori desa, Desa Jagara meraih peringkat pertama dengan nilai 87,54. Posisi kedua ditempati Desa Luragungtonggoh Kecamatan Luragung (84,76), disusul Desa Selajambe Kecamatan Selajambe (81,63). Sementara Desa Tambakbaya Kecamatan Garawangi dan Desa Gunungmanik Kecamatan Ciniru melengkapi lima besar.
Untuk kategori kelurahan, Kelurahan Ciporang Kecamatan Kuningan tampil sebagai yang terbaik dengan nilai 71,27, diikuti Kelurahan Winduherang Kecamatan Cigugur (68,21) dan Kelurahan Cipari Kecamatan Cigugur (66,10).
Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, memberikan apresiasi tinggi kepada desa dan kelurahan berprestasi.
Ia menegaskan, pemerintah daerah telah menyiapkan program pembangunan khusus sebagai bentuk penghargaan atas kinerja terbaik.
“Kuningan punya banyak desa potensial. Ke depan, kompetisi akan diperluas, mulai dari desa wisata hingga desa literasi, agar inovasi terus tumbuh,” tegasnya.
Penghargaan ini menjadi sinyal kuat bahwa kinerja nyata akan mendapat perhatian serius, sekaligus memacu desa dan kelurahan lain untuk berlomba menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan berpihak pada masyarakat.(Bengpri).
Leave a comment