Kuningan — Suasana hangat Halalbihalal Idulfitri 1447 H yang digelar Persatuan Guru Republik Indonesia Kabupaten Kuningan di Gedung PGRI, Selasa (7/4/2026), menjadi momen penting bagi arah pendidikan di daerah.
Di hadapan ratusan guru, Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, menyampaikan pesan tegas: masa depan Kuningan ada di tangan para pendidik.
“Guru bukan sekadar penyampai materi, tapi teladan utama dalam membentuk karakter generasi bangsa,” tegasnya.
Bupati Dian menempatkan guru sebagai aktor intelektual sekaligus ujung tombak dalam mencetak kualitas sumber daya manusia (SDM).
Menurutnya, momentum silaturahmi ini bukan sekadar tradisi, tetapi menjadi ruang untuk menguatkan kembali semangat pengabdian para pendidik.
Menghadapi era digital, Bupati mengingatkan pentingnya adaptasi dalam metode pembelajaran.
Namun, ia menegaskan bahwa teknologi tidak boleh menggeser nilai-nilai moral dalam pendidikan.
“Harus ada kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat untuk menjaga karakter anak,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Dian juga memastikan bahwa pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kesejahteraan guru.
Langkah ini dilakukan melalui kebijakan yang disesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah, termasuk penyederhanaan birokrasi agar guru bisa lebih fokus pada tugas utama: mendidik.
Isu pengembangan karier juga menjadi perhatian serius. Bupati menegaskan bahwa proses seleksi Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) harus berbasis kompetensi.
“Tidak boleh ada intervensi. Semua harus sesuai aturan dan prinsip keadilan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Kuningan, Ida Suprida, menyampaikan apresiasi atas kehadiran pemerintah daerah.
Ia juga menitipkan aspirasi penting terkait kepastian karier bagi guru ASN PPPK agar memiliki peluang yang setara dalam pengembangan jabatan.
PGRI menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan, melalui pelatihan dan peningkatan kualifikasi guru.
Acara yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri unsur Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, serta pengurus PGRI se-Kabupaten Kuningan. (Bengpri)
Leave a comment