BOGOR — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali bikin gebrakan. Kali ini, bukan jalan yang jadi fokus, tapi sektor pendidikan.
Hal itu ditandai dengan peresmian unit sekolah baru SMAN 3 Jonggol, Kamis (16/4/2026), yang menjadi simbol keseriusan Pemprov Jabar dalam memperluas akses pendidikan.
Dalam sambutannya, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa pembangunan di Jawa Barat kini mengalami pergeseran fokus.
“Sekarang terjadi lonjakan pembangunan di bidang pendidikan, bukan jalan saja,” tegasnya.
Pernyataan ini sekaligus menjawab kritik yang selama ini kerap menyoroti prioritas pembangunan infrastruktur.
Menariknya, pembangunan sekolah ini dibiayai dari pajak kendaraan bermotor, pajak daerah lainnya dan efisiensi belanja pemerintah. Artinya, uang rakyat benar-benar dikembalikan dalam bentuk fasilitas pendidikan.
Pada tahun 2025, Pemprov Jabar telah membangun 12 unit sekolah baru dengan anggaran mencapai Rp102,6 miliar. Sementara tahun 2026, rencana pembangunan makin masif yakni 24 sekolah baru dengan anggaran Rp112,5 miliar, untuk kapasitas tambahan sekitar 5.000 siswa
Kepala Dinas Pendidikan Jabar, Purwanto, menyebut pembangunan tersebut mencakup 17 SMA Negeri, 4 SMK Negeri dan 3 SLB Negeri
Langkah ini dinilai sebagai upaya pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah Jawa Barat.
Dengan hadirnya sekolah baru seperti SMAN 3 Jonggol, diharapkan anak-anak tak lagi kesulitan mencari sekolah, angka putus sekolah bisa ditekan, dan kualitas SDM meningkat
Langkah Dedi Mulyadi ini menandai perubahan arah pembangunan Jawa Barat, dari sekadar fisik ke pembangunan manusia. (Bengpri).
Leave a comment