Kuningan — Ribuan peserta memadati ajang Final Gebyar Kreativitas Keluarga PAUD yang digelar meriah di SMKN 1 Kuningan, Selasa (7/4/2026). Namun di balik kemeriahan itu, ada pesan penting yang disampaikan langsung oleh Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar.
Di hadapan ratusan pendidik dan orang tua, Bupati Dian menegaskan bahwa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) bukan sekadar tempat belajar membaca dan berhitung, melainkan fondasi utama pembentukan karakter generasi masa depan.
“Pendidikan PAUD adalah pondasi. Kalau sejak dini sudah kuat, maka ke depan akan kokoh. Tapi kalau rapuh, itu akan jadi beban,” tegasnya.
Dalam sambutannya, Bupati Dian juga menyinggung fenomena yang kini makin mengkhawatirkan: ketergantungan anak pada gawai.
Ia mengingatkan agar anak-anak usia dini tidak kehilangan masa bermain dan interaksi sosial hanya karena terlalu sering menggunakan gadget.
“Anak harus bahagia, aktif, dan berinteraksi langsung. Jangan sampai sejak kecil sudah tergantung pada gadget,” pesannya.
Menurutnya, pembelajaran PAUD harus tetap menyenangkan tanpa tekanan, agar tumbuh kembang anak berjalan optimal, baik secara intelektual, emosional, maupun sosial.
Tak hanya soal metode belajar, Pemkab Kuningan juga mendorong penguatan identitas daerah melalui pendidikan sejak dini.
Salah satu langkah strategis yang diapresiasi adalah integrasi kurikulum berbasis kearifan lokal Gunung Ciremai.
“Kita ingin anak-anak bangga dengan daerahnya sendiri sebelum mengenal dunia luar,” ujar Dian.
Sementara itu, Ketua PD HIMPAUDI Kabupaten Kuningan, Rozila, mengungkapkan tingginya antusiasme peserta tahun ini.
Sebanyak 1.000 peserta dari berbagai kecamatan mengikuti beragam lomba, mulai dari:
- Festival melukis topi
- Lomba mendongeng guru
- Inovasi Alat Peraga Edukasi (APE)
Ajang ini bukan sekadar perlombaan, tetapi menjadi ruang kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan pemerintah dalam membangun pendidikan anak usia dini yang berkualitas.
Di kesempatan yang sama, Bunda PAUD Kabupaten Kuningan, Ela Helayati, meluncurkan buku dedikasi berjudul “Jejak Hari Perjalanan Hidup Bunda Ela Helayati Untuk Dunia Pendidikan”.
Ia menegaskan bahwa Gebyar Kreativitas PAUD menjadi wadah penting untuk memperkuat sinergi semua pihak dalam memberikan layanan terbaik bagi anak-anak.
Menutup rangkaian acara, Dinas Pendidikan melalui Kabid PAUD dan Dikmas menyampaikan apresiasi atas soliditas HIMPAUDI yang menaungi puluhan ribu anggota di Kuningan.
Dengan kolaborasi yang kuat, diharapkan lahir generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter, mandiri, dan siap bersaing di tingkat global. (Bengpri).
Leave a comment