PANGANDARAN – Setelah lama dinanti, Jembatan Sodongkopo di Kabupaten Pangandaran akhirnya bisa dinikmati masyarakat. Sejak 1 Januari 2026, jembatan yang dibangun Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini telah dibuka secara fungsional dan langsung menarik perhatian warga hingga wisatawan.
Jembatan ini menjadi penghubung vital antara kawasan Nusawiru dan Pantai Batukaras, memangkas jarak serta waktu tempuh yang selama ini dinilai cukup memutar. Kehadirannya langsung memberi dampak nyata bagi mobilitas warga dan sektor pariwisata Pangandaran.
Pembangunan Jembatan Sodongkopo dimulai pada 2023 dan sempat tersendat pada 2024. Namun di era kepemimpinan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, proyek strategis ini akhirnya rampung dan memasuki tahap uji coba sebelum peresmian resmi.
Tak sekadar berfungsi sebagai sarana transportasi, Jembatan Sodongkopo kini menjelma jadi magnet baru. Sejak dibuka, jembatan sepanjang 140 meter ini ramai dilintasi masyarakat yang sengaja datang untuk berfoto, menikmati pemandangan, hingga membuat konten media sosial.
Desain steel arch bridge tanpa pilar membuat jembatan ini tampil megah dan modern di atas Sungai Cijulang. Struktur tersebut juga memberi keuntungan teknis karena perahu nelayan dan wisata dapat melintas bebas tanpa hambatan tiang penyangga.
Warna putih jembatan yang kontras dengan hijau toska Sungai Cijulang dan rimbunnya pepohonan menciptakan pemandangan estetik yang memikat mata. Tak heran jika banyak pengunjung menyebut jembatan ini sebagai ikon baru Pangandaran.
Meski sudah bisa digunakan, Jembatan Sodongkopo belum diresmikan secara resmi. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menjadwalkan peresmian pada akhir Januari 2026, yang rencananya akan dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Barat sambil meninjau hasil uji coba.
Foto: Ide Jabar-Pikiran Rakyat/Tiktok
Sumber Berita : https://disparbud.jabarprov.go.id/
Leave a comment