Home Kuningan Tarling di Mandirancan, Bupati Kuningan Targetkan 120 Ruas Jalan Rampung Sebelum Lebaran

Tarling di Mandirancan, Bupati Kuningan Targetkan 120 Ruas Jalan Rampung Sebelum Lebaran

Share
Share

KUNINGAN – Suasana Ramadan di Kecamatan Mandirancan terasa semakin khidmat saat Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar bersama jajaran pemerintah daerah melaksanakan Tarawih Keliling (Tarling) di Masjid Al-Barokah, Desa Mandirancan.

Kegiatan Tarling kedua dalam rangka Safari Ramadan 1447 Hijriah ini dihadiri sejumlah kepala perangkat daerah, pejabat di lingkungan Setda Kabupaten Kuningan, Ketua TP PKK Kabupaten Kuningan, camat beserta unsur Forkopimcam Mandirancan, kepala desa, tokoh agama, serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya sebelum pelaksanaan salat tarawih, Bupati Dian menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah desa dan pemerintah kabupaten dalam mempercepat pembangunan daerah.

Menurutnya, pemerintah desa merupakan ujung tombak pelayanan masyarakat sehingga kolaborasi yang kuat menjadi kunci keberhasilan pembangunan.

“Pemerintah desa dan pemerintah kabupaten harus berjalan beriringan. Kolaborasi yang kuat akan mempercepat terwujudnya program-program pembangunan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kuningan saat ini sedang melaksanakan perbaikan 120 ruas jalan yang tersebar di berbagai wilayah.

Ia menargetkan seluruh pekerjaan tersebut dapat selesai sebelum Hari Raya Idul Fitri.

“Kami menargetkan penyelesaiannya sebelum Lebaran agar mobilitas masyarakat, khususnya saat arus mudik dan silaturahmi Idul Fitri, dapat berjalan lebih lancar dan aman,” jelasnya.

Bupati Dian menambahkan, momentum Ramadan menjadi kesempatan yang baik untuk mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Melalui kegiatan Tarling, pemerintah dapat mendengar secara langsung aspirasi warga sekaligus memastikan program pembangunan berjalan efektif hingga ke tingkat desa.

“Safari Ramadan ini bukan sekadar ibadah bersama, tetapi juga ruang dialog dan komunikasi. Melalui kegiatan ini kami bisa mendengar langsung harapan dan kebutuhan masyarakat Desa Mandirancan,” ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kondusivitas wilayah serta memperkuat semangat gotong royong dalam membangun desa.

Kegiatan Tarling kemudian ditutup dengan salat tarawih berjamaah, doa bersama, serta penyerahan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Kuningan dan Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Kuningan kepada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Barokah.

Momentum ini menjadi bukti bahwa Ramadan tidak hanya memperkuat nilai spiritual, tetapi juga menjadi jembatan komunikasi antara pemimpin daerah dan masyarakat.(Bengpri).

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Dari Lereng Darma ke Dunia, Kopi Kuningan Siap Go Internasional

KUNINGAN – Aroma kopi segar dari lereng Darma tak lagi sekadar dinikmati...

Bukan Sekadar Halal Bihalal, Wabup Tuti Tegaskan Peran Perempuan Kunci Peradaban di Milad ke-21 Salimah

KUNINGAN – Suasana hangat dan penuh makna terasa dalam peringatan Halal Bihalal...

Gerak Cepat Tangani Pergeseran Tanah, Tim PUTR Turun Sondir Tanah di Ciwiru–Padamatang

KUNINGAN – Ancaman pergeseran tanah di jalur Ciwiru–Padamatang membuat Pemerintah Kabupaten Kuningan...

Apresiasi Atlet Kuningan, Bupati Soroti Minimnya Anggaran hingga Ancaman Atlet Hijrah

KUNINGAN — Pemerintah Kabupaten Kuningan memberikan apresiasi kepada para atlet berprestasi dalam...