Salah satu desa yang telah menerima bantuan tersebut adalah . Desa yang berada di Kecamatan Cipicung itu resmi mendapatkan dua unit sepeda motor operasional untuk mendukung aktivitas Koperasi Desa Merah Putih.
Kasi Pemerintahan Desa Cipicung, , mengaku bersyukur atas bantuan yang diterima desanya. Menurutnya, kehadiran kendaraan operasional tersebut akan sangat membantu mobilitas pengurus koperasi dalam melayani masyarakat dan menjalankan berbagai aktivitas ekonomi desa.
“Kami merasa sangat senang dan bersyukur karena akhirnya mendapatkan bantuan kendaraan operasional untuk KDMP. Atas nama pemerintah desa dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden . Ini adalah bentuk perhatian negara yang langsung kami rasakan manfaatnya,” ujarnya, Selasa (3/6/2026).

Meski baru menerima dua unit sepeda motor, Saeful mengatakan pihaknya tetap optimistis menunggu penyaluran bantuan kendaraan roda empat yang masih dilakukan secara bertahap.
Ia memastikan seluruh bantuan yang telah diterima akan digunakan secara bertanggung jawab demi kepentingan masyarakat dan kemajuan koperasi desa.
“Motor ini akan kami rawat dan manfaatkan sebaik mungkin untuk menunjang pelayanan kepada masyarakat. Untuk kendaraan roda empat, kami masih menunggu proses penyaluran berikutnya,” katanya.
Sementara itu, Komandan Kodim 0615/Kuningan Letkol Arh Hafda Prima Agung melalui Pasi Ter Kodim 0615/Kuningan, , menjelaskan bahwa penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dengan prioritas desa yang pembangunan fisik KDMP-nya telah selesai 100 persen.
Menurutnya, hingga saat ini sebanyak 100 unit sepeda motor telah disalurkan kepada 50 desa di Kabupaten Kuningan. Masing-masing desa menerima dua unit motor operasional.
Selain itu, setiap lokasi koperasi juga memperoleh bantuan lima unit pendingin ruangan (AC), terdiri dari tiga unit berkapasitas 2 PK dan dua unit berkapasitas 1 PK.
“Motor operasional sudah kami distribusikan ke 50 desa. Selain itu, setiap koperasi juga mendapatkan lima unit AC untuk menunjang kenyamanan dan kelancaran operasional,” jelasnya.
Untuk kendaraan roda empat, proses distribusi juga terus berjalan. Hingga saat ini tercatat 27 unit mobil truk dan 30 unit mobil pick up telah disalurkan kepada desa-desa yang memenuhi persyaratan.
Kapten Nandang menegaskan, desa yang belum menerima bantuan diminta bersabar dan terus mempercepat penyelesaian pembangunan sarana koperasi.
Sebab, bantuan kendaraan maupun perlengkapan hanya dapat diserahkan setelah pembangunan KDMP di desa tersebut dinyatakan selesai sepenuhnya.
“Prinsipnya, pembangunan harus selesai 100 persen terlebih dahulu. Setelah itu bantuan kendaraan dan perlengkapan akan kami salurkan sesuai jadwal dan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Program KDMP sendiri diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa, memperkuat kemandirian masyarakat, serta membuka peluang usaha yang lebih luas bagi warga.
Dengan dukungan sarana operasional yang memadai, koperasi desa diharapkan dapat tumbuh menjadi pusat aktivitas ekonomi yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.


Leave a comment