KUNINGAN – Dunia pendidikan di Kabupaten Kuningan mendadak dibuat resah. Sebuah surat yang mengatasnamakan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kuningan terkait mutasi dan penataan aparatur di lingkungan sekolah beredar luas.
Surat bertanggal 15 Januari 2026 itu ditujukan kepada Kepala TK Negeri Pembina Ciawigebang, memicu tanda tanya sekaligus kekhawatiran di kalangan tenaga pendidik.
Namun kegelisahan itu akhirnya terjawab. Kepala BKPSDM Kabupaten Kuningan, Beni Prihayatno, S.Sos., M.Si., melalui Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Kabupaten Kuningan, memastikan surat tersebut bukan produk resmi BKPSDM.
“BKPSDM Kabupaten Kuningan tidak pernah mengeluarkan surat tersebut,” tegasnya, Sabtu (17/1/2026).

Ia mengingatkan seluruh pihak agar tidak gegabah menindaklanjuti surat yang mengatasnamakan instansi pemerintah tanpa verifikasi, karena dipastikan informasi tersebut palsu alias hoaks.
BKPSDM juga mengimbau agar kepala sekolah dan aparatur di lingkungan pendidikan segera melakukan klarifikasi jika menerima surat atau informasi serupa, demi mencegah kesimpangsiuran dan potensi penyalahgunaan wewenang.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa pencatutan nama pejabat dan instansi pemerintah masih menjadi modus yang kerap digunakan, sehingga kewaspadaan menjadi kunci utama.(Bengpri).


Leave a comment