JAKARTA – Menjelang Hari Raya Idulfitri, Prabowo Subianto menyampaikan pesan yang cukup tegas kepada seluruh jajaran pemerintah: rayakan Lebaran dengan sederhana dan jangan sampai terlihat bermewah-mewahan di tengah kondisi masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Presiden dalam Sidang Kabinet Paripurna yang digelar di Istana Negara, Jumat (13/2/2026).
Dalam arahannya, Kepala Negara mengingatkan para menteri dan pejabat agar mampu memberi teladan kepada masyarakat.
Menurut Presiden, tradisi open house saat Idulfitri tetap boleh dilakukan sebagai bagian dari silaturahmi. Namun ia menegaskan agar kegiatan tersebut tidak dilakukan secara berlebihan.
“Open house atau apa, jangan terlalu mewah-mewahan. Kita harus memberi contoh kepada rakyat,” ujar Presiden.
Meski demikian, Presiden juga mengingatkan agar kegiatan masyarakat tidak sepenuhnya dihentikan. Ia menilai aktivitas sosial dan ekonomi tetap perlu berjalan agar roda perekonomian tidak terhenti menjelang Lebaran.
Dalam kesempatan itu, Presiden juga menyampaikan pesan khusus kepada masyarakat yang akan menjalankan tradisi mudik.
Ia berharap perjalanan pulang kampung dapat dilakukan dengan aman serta penuh kehati-hatian.
“Saya ucapkan selamat mudik bagi yang akan pulang ke kampung halaman. Jaga diri masing-masing dan utamakan keselamatan,” katanya.
Selain soal Lebaran dan mudik, Presiden turut menyinggung berbagai narasi yang belakangan menggambarkan kondisi ekonomi nasional seolah berada dalam keadaan buruk.
Ia menegaskan bahwa sejumlah indikator justru menunjukkan ekonomi Indonesia masih berada di jalur yang kuat.
Menutup arahannya, Presiden mengajak seluruh jajaran kabinet untuk terus bekerja dengan penuh tanggung jawab serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah, sekaligus memastikan stabilitas ekonomi tetap terjaga menjelang perayaan Idulfitri.
Leave a comment