Home Kuningan Dandim Kuningan Sentil Isu Perang dan Ketahanan Pangan, Ini Pesan Tegasnya untuk Tenaga Kesehatan

Dandim Kuningan Sentil Isu Perang dan Ketahanan Pangan, Ini Pesan Tegasnya untuk Tenaga Kesehatan

Share
Share

KUNINGAN – Isu perang, krisis global, hingga ancaman perpecahan bangsa disorot tajam oleh Dandim 0615/Kuningan Letkol Arh Hafda Prima Agung saat memberikan materi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) kepada peserta Retret Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan, Jumat (23/1/2026).

Bertempat di Bumi Perkemahan Pasir Batang, Kecamatan Darma, suasana retret yang biasanya identik dengan pembinaan kepemimpinan mendadak terasa lebih serius.

Pasalnya, Dandim secara gamblang mengajak peserta berpikir jauh ke depan: apakah Indonesia benar-benar siap menghadapi ancaman global?

“Perjuangan kita hari ini lebih sulit, karena melawan bangsa kita sendiri,” ujar Dandim mengutip pesan Bung Karno.

Ia menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan, terutama di tengah derasnya informasi dan provokasi yang berpotensi memecah belah masyarakat.

Tak hanya itu, Dandim juga menyinggung kondisi dunia yang penuh ketidakpastian. Ia mencontohkan negara yang kehilangan kedaulatan akibat lemahnya kepemimpinan.

Menurutnya, pemimpin harus selalu berpihak kepada rakyat, jika tidak ingin negaranya mudah diintervensi pihak asing.

Isu yang paling menyita perhatian peserta adalah ketika Dandim mengangkat pertanyaan yang sedang viral: “Apakah kita siap jika perang benar-benar terjadi?”

Meski berharap perang tidak pernah terjadi, ia menegaskan bahwa ketahanan pangan dan logistik adalah kunci utama yang harus disiapkan sejak dini.

Dalam konteks pembangunan nasional, Dandim juga menegaskan pentingnya dukungan terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN), termasuk percepatan program yang saat ini tengah dijalankan pemerintah.

Menurutnya, efisiensi anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk menghentikan program strategis selama tetap berlandaskan UUD 1945.

Menutup materinya, Dandim kembali mengingatkan tentang Empat Pilar Kebangsaan, Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi utama menjaga keutuhan bangsa.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan dr. Edi Martono menyampaikan bahwa kegiatan retret ini bertujuan membentuk karakter pemimpin Puskesmas yang berwibawa, berintegritas, dan menjadi teladan bagi seluruh jajaran.

Kegiatan yang diikuti 57 Kepala UPTD Puskesmas se-Kabupaten Kuningan ini berlangsung aman dan lancar.

Namun pesan yang ditinggalkan cukup kuat, tenaga kesehatan bukan hanya pelayan masyarakat, tapi juga bagian penting dari ketahanan bangsa.(Bengpri).

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Video MBG Viral di Pamekasan, BGN: Menu Sebenarnya Lengkap, Tapi Tidak Dikeluarkan dari Mobil

Jakarta — Video yang memperlihatkan menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di...

Hati-Hati! Ini Titik Macet Parah Mudik Lebaran 2026 di Jawa Barat, Dishub Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

BANDUNG – Sejumlah jalur utama nontol di Jawa Barat diprediksi mengalami kemacetan...

Investasi Indramayu Meledak! Tembus Rp3,3 Triliun, Naik 121 Persen dalam Setahun

NDRAMAYU – Realisasi investasi di Kabupaten Indramayu mengalami lonjakan luar biasa sepanjang...

Di Istana Negara, Quraish Shihab Ingatkan: Al-Qur’an Mengajarkan Perdamaian, Tapi Tanpa Mengorbankan Keadilan

JAKARTA – Ulama dan cendekiawan Muslim Muhammad Quraish Shihab menegaskan bahwa pesan...