Home Ragam Wabup Tuti Buka Bimtek OSS, Notaris Diminta Adaptif Hadapi Perizinan Digital

Wabup Tuti Buka Bimtek OSS, Notaris Diminta Adaptif Hadapi Perizinan Digital

Share
Share

KUNINGAN — Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani, S.H., M.Kn. secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Online Single Submission (OSS) terkait implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025, yang diselenggarakan oleh Pengurus Daerah Ikatan Notaris Indonesia (INI) Kabupaten Kuningan, Sabtu (7/2/2026), di Grage Sangkan Hotel & Spa, Kecamatan Cigandamekar.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas dan profesionalisme notaris dalam menghadapi transformasi pelayanan perizinan berbasis digital, sekaligus memperkuat sinergi antara organisasi profesi dan pemerintah daerah dalam mendukung iklim investasi yang sehat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala DPMPTSP Kabupaten Kuningan Drs. H. Dudi Pahrudin, M.Si., Ketua Pengda INI Kabupaten Kuningan Yurissa Swastika, S.H., M.Kn., Ketua Pelaksana Abizar Latief Hakim, S.H., M.Kn., serta perwakilan Pengurus Wilayah INI Jawa Barat Dr. Jaenudin Umar, S.E., S.H., M.Kn..

Turut hadir narasumber akademisi dan praktisi OSS Dr. Jhonny Marthen Londong, S.H., M.Kn., dengan moderator Viona Ansila, S.H., M.Kn., serta jajaran notaris Kabupaten Kuningan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tuti Andriani mengapresiasi konsistensi Pengda INI dan IPPAT Kabupaten Kuningan dalam meningkatkan kompetensi anggotanya melalui kegiatan edukatif dan berkelanjutan.

“Bimbingan teknis ini merupakan wujud nyata komitmen organisasi profesi dalam meningkatkan kapasitas dan profesionalisme notaris, khususnya dalam menghadapi pelayanan perizinan berusaha yang kini berbasis digital,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa sistem OSS merupakan instrumen penting dalam reformasi perizinan, yang dirancang untuk menghadirkan pelayanan yang cepat, transparan, dan terintegrasi, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurut Wabup, peran notaris sangat strategis, tidak hanya sebagai pejabat pembuat akta autentik, tetapi juga sebagai mitra pemerintah dalam menjamin kepastian hukum serta kelancaran administrasi perizinan bagi pelaku usaha dari berbagai skala.

Wabup Tuti juga menyinggung komitmen Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam mendorong investasi daerah, termasuk kesiapan kawasan industri yang diharapkan mampu menarik investor.

“Sinergi antara pemerintah daerah dan notaris menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem perizinan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” tambahnya.

Sebagai penanda dimulainya kegiatan, Wakil Bupati secara simbolis membuka acara, dilanjutkan penyerahan plakat penghargaan kepada Wakil Bupati dan narasumber, serta sesi foto bersama.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi OSS oleh Dr. Jhonny Marthen Londong, diskusi interaktif, serta sesi tanya jawab untuk memperdalam pemahaman peserta terkait regulasi dan implementasi sistem perizinan digital.

Melalui Bimtek ini, para notaris diharapkan semakin adaptif terhadap perkembangan regulasi dan teknologi, sehingga mampu memberikan pelayanan hukum yang profesional, akurat, dan terpercaya bagi masyarakat serta dunia usaha.

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Tak Semua Perjuangan Terlihat, Ini Pesan Menyentuh Wabup Tuti untuk Perempuan Kuningan

KUNINGAN – Tidak semua perjuangan terlihat. Namun bagi banyak perempuan, hidup adalah...

Stunting Masih Jadi Alarm Serius, Wabup Tuti Andriani Kumpulkan Semua Kekuatan di Kuningan

KUNINGAN – Isu stunting kembali menjadi sorotan serius di Kuningan. Wakil Bupati...

67 Pejabat Berebut Kursi Strategis, Bupati Dian Rachmat Yanuar Tegaskan: Tak Ada Pengkondisian!

KUNINGAN — Sebanyak 67 pejabat Eselon III bersaing dalam uji kompetensi teknis...

Di Balik ‘Jejak Hati’, Ada Perempuan yang Selalu Menguatkan

KUNINGAN — Peringatan Hari Kartini ke-147 di Kabupaten Kuningan menyimpan satu momen...