Home Terbaru Camping di Atas Awan? Lawang Angin Kuningan Jadi Destinasi Favorit Baru

Camping di Atas Awan? Lawang Angin Kuningan Jadi Destinasi Favorit Baru

Share
Share

KUNINGAN – Destinasi wisata alam Lawang Angin di Desa/Kecamatan Subang terus mencuri perhatian. Berada di perbukitan Kuningan Selatan, kawasan ini menyuguhkan panorama alam terbuka dengan sensasi bak berada di negeri di atas awan, terutama saat pagi dan sore hari.

Potensi wisata tersebut mendapat perhatian langsung Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. saat melakukan kunjungan, Minggu (18/1/2026). Dalam peninjauan itu, Bupati mengaku terpukau oleh keindahan alam Lawang Angin dan mengajak masyarakat serta wisatawan untuk datang menikmati pesonanya.

Namun, Bupati Dian menegaskan bahwa pengembangan wisata harus tetap berpijak pada prinsip konservasi alam dan keberlanjutan lingkungan.

“Wisata harus sejalan dengan konsep konservasi. Kita nikmati keindahannya, tapi jangan sampai menghilangkan keaslian alamnya,” tegasnya.

Menanggapi aspirasi masyarakat, Bupati Dian juga menyoroti pentingnya peningkatan akses jalan menuju lokasi wisata agar semakin mudah dijangkau wisatawan. Selain itu, pada area dengan kemiringan lahan ekstrem, ia mengajak seluruh pihak untuk melakukan penanaman pohon pelindung sebagai langkah pencegahan longsor sekaligus mempercantik kawasan.

“Jika dikelola optimal, wisata ini akan berdampak pada peningkatan PADes, BUMDes hingga investasi. Perputaran ekonomi harus benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Pengelola Wisata Lawang Angin, Teguh, menyampaikan bahwa meski belum genap satu tahun dibuka, antusiasme pengunjung terus meningkat, bahkan dari luar Kabupaten Kuningan.

“Pemandangan pagi dan sore seperti di atas awan jadi daya tarik utama. Sekarang juga banyak yang datang untuk camping,” ungkapnya.

Pengelola telah menyiapkan fasilitas pendukung seperti area parkir, toilet bersih, musala, hingga listrik untuk pengisian daya gawai. Wisatawan juga dimanjakan dengan kuliner khas pedesaan seperti nasi liwet, lalapan sambal, kelapa muda, hingga minuman tradisional lahang dari pohon aren.

Dengan panorama alam yang khas, aktivitas camping, serta dukungan kuliner lokal, Lawang Angin diharapkan tumbuh menjadi destinasi wisata unggulan berbasis alam, konservasi, dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Kuningan.(Bengpri).

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Tak Semua Perjuangan Terlihat, Ini Pesan Menyentuh Wabup Tuti untuk Perempuan Kuningan

KUNINGAN – Tidak semua perjuangan terlihat. Namun bagi banyak perempuan, hidup adalah...

Stunting Masih Jadi Alarm Serius, Wabup Tuti Andriani Kumpulkan Semua Kekuatan di Kuningan

KUNINGAN – Isu stunting kembali menjadi sorotan serius di Kuningan. Wakil Bupati...

67 Pejabat Berebut Kursi Strategis, Bupati Dian Rachmat Yanuar Tegaskan: Tak Ada Pengkondisian!

KUNINGAN — Sebanyak 67 pejabat Eselon III bersaing dalam uji kompetensi teknis...

Di Balik ‘Jejak Hati’, Ada Perempuan yang Selalu Menguatkan

KUNINGAN — Peringatan Hari Kartini ke-147 di Kabupaten Kuningan menyimpan satu momen...