KUNINGAN – Pemerintah Kabupaten Kuningan terus memperkuat fondasi ekonomi daerah melalui penguatan hubungan industrial yang harmonis. Komitmen tersebut ditegaskan oleh Dian Rachmat Yanuar saat menghadiri Rapat Koordinasi Sinergitas Harmonisasi Ketenagakerjaan bersama para pengusaha dan perwakilan perusahaan di Aula Graha Wisesa Disnakertrans Kuningan, Jumat (24/4/2026).
Dalam arahannya, Bupati Dian menekankan pentingnya sinergi tripartit yang melibatkan pemerintah, pengusaha, dan pekerja sebagai pilar utama dalam menciptakan iklim usaha yang sehat dan berkelanjutan. Menurutnya, hubungan yang seimbang dan saling menguntungkan menjadi kunci utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Hubungan tripartit ini harus dipelihara dengan baik. Perusahaan membutuhkan pekerja yang produktif, dan pekerja juga membutuhkan perusahaan yang berkembang. Jika harmoni ini terjaga, maka daya tarik investasi di Kuningan akan semakin kuat,” ujarnya.
Ia juga menyoroti potensi Kabupaten Kuningan sebagai kawasan strategis Agro Megapolitan di wilayah Ciayumajakuning. Dengan rencana pembangunan akses tol serta penyiapan kawasan industri di wilayah Kuningan Timur, daerah ini dinilai memiliki peluang besar untuk menarik investor, tanpa mengesampingkan komitmen sebagai kawasan konservasi.
Sementara itu, Tuti Andriani menyampaikan bahwa forum tersebut juga dimanfaatkan untuk sosialisasi persiapan peringatan Hari Buruh Internasional 2026. Ia menyebutkan, puluhan perusahaan di Kuningan akan berpartisipasi dalam kegiatan yang dipusatkan di Monas, Jakarta, pada 1 Mei mendatang.
“Pemerintah daerah bersama mitra kerja telah menyiapkan fasilitas keberangkatan bagi para pekerja. Kami mengapresiasi dukungan serikat pekerja dan seluruh stakeholder atas kelancaran persiapan ini,” kata Tuti.
Di sisi lain, Kepala Disnakertrans Kuningan, Toto Toharudin, mengungkapkan bahwa semarak peringatan May Day juga akan dirasakan di tingkat lokal. Pemerintah daerah telah menjadwalkan perayaan khusus pada 10 Mei 2026 yang akan diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari hiburan, pembagian doorprize, hingga penyelenggaraan bursa kerja (Job Fair).
“Selain perayaan, kami juga fokus pada peningkatan kualitas SDM melalui program pelatihan tenaga kerja yang terintegrasi dengan pemerintah pusat. Ini penting untuk menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang,” jelasnya.
Melalui koordinasi lintas sektor ini, Pemkab Kuningan berharap hubungan industrial di daerah semakin solid, produktif, dan berkelanjutan, sekaligus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif di Kabupaten Kuningan. (Bengpri).
Leave a comment