KUNINGAN – Di sebuah sudut Dusun Dayeuh Kolot, Desa Cageur, Kecamatan Darma, tiga warga tengah berjuang melawan sakit stroke. Hidup mereka yang sehari-hari penuh keterbatasan, mendapat kunjungan tak terduga dari sosok yang membawa senyum, pelukan, dan semangat yakni Bunda Ela Helayati, Ketua LKKS Kabupaten Kuningan.
Dengan langkah pelan, Bunda Ela mendatangi rumah mereka satu per satu. Ia menggenggam tangan yang lemah, menatap mata yang letih, lalu berkata lirih namun penuh makna: “Jangan merasa sendiri, ada banyak hati yang mendoakan dan peduli.” Ucapan itu sederhana, tetapi bagi keluarga yang tengah diuji, terasa begitu menenangkan.

Tak datang dengan tangan kosong, ia membawa paket sembako dari BAZNAS, menghadirkan layanan kesehatan dari tenaga medis, dan tentu saja doa tulus agar para pasien diberi kekuatan. Namun yang paling berharga bukanlah bantuan itu, melainkan kehadiran bahwa ada pemimpin yang mau duduk di tikar rumah warga, mendengar, dan merasakan langsung derita yang mereka tanggung.
Air mata haru pun menetes, bukan semata karena sembako atau obat-obatan, melainkan karena kehangatan yang dibawa. Bagi keluarga Abas, Tursino, dan Siti, hari itu menjadi pengingat bahwa kepedulian masih hidup, dan bahwa ada tangan yang siap merangkul di tengah kesulitan.
Leave a comment