KUNINGAN – Upacara Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama RI di Kabupaten Kuningan mendadak jadi sorotan. Bukan tanpa alasan, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. membeberkan fakta-fakta penting yang jarang terungkap ke publik.
Mulai dari donasi kemanusiaan fantastis Rp1,1 miliar, peran strategis Kemenag di era kecerdasan buatan (AI), hingga pesan tegas soal kerukunan dan moderasi beragama.
Upacara yang digelar di halaman MAN 2 Kuningan, Sabtu (3/1/2026), itu dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan Kemenag, tokoh ormas Islam, akademisi, hingga ratusan guru dan pelajar.
Namun lebih dari sekadar seremoni, momen ini menjadi ajang refleksi 80 tahun pengabdian Kementerian Agama dalam menjaga harmoni bangsa.
Bukan Sekadar Upacara, Ini Pesan Serius untuk Masa Depan
Dalam sambutannya, Bupati Dian menegaskan bahwa HAB ke-80 bukan rutinitas tahunan tanpa makna.
Menurutnya, Kementerian Agama memiliki peran krusial sebagai penjaga keseimbangan kehidupan beragama di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
“Kementerian Agama bukan hanya mengurus administrasi keagamaan, tapi menjadi penjaga kerukunan dan nilai kemanusiaan bangsa,” ujar Bupati.
Angka Mengejutkan! Donasi Kemanusiaan Tembus Rp1,1 Miliar
Sorotan utama datang saat Bupati Dian mengungkap besarnya donasi kemanusiaan yang berhasil dihimpun. Jajaran Kemenag Kabupaten Kuningan mengumpulkan sekitar Rp105 juta untuk korban bencana di Sumatera.
Tak berhenti di situ, kolaborasi dengan ASN Pemkab dan masyarakat melalui BAZNAS berhasil menggalang dana hingga Rp1,1 miliar.
Sebanyak Rp800 juta telah disalurkan melalui BAZNAS pusat, sementara Rp300 juta dialokasikan untuk membantu korban bencana di Kabupaten Kuningan.
“Ini bukan soal angka, tapi soal empati dan solidaritas. Kemenag hadir nyata di tengah penderitaan masyarakat,” tegasnya.
Menariknya, Bupati Dian juga membacakan sambutan Menteri Agama RI Prof. Dr. KH Nasaruddin Umar, MA, yang menyinggung tantangan era digital dan kecerdasan buatan.
Menteri Agama menekankan pentingnya peran ASN Kemenag dalam memastikan pemanfaatan AI tetap berpijak pada nilai ketuhanan dan kemanusiaan.
Tema HAB ke-80, “Umat Rukun dan Sinergi Indonesia Damai dan Maju”, disebut sebagai pengingat bahwa kerukunan adalah energi utama pembangunan bangsa.
Penghargaan ASN & Komitmen Pemerintah Daerah
Pada kesempatan tersebut, Pemkab Kuningan juga menyerahkan Satyalancana Karya Satya kepada ASN Kemenag dengan masa pengabdian 10 dan 20 tahun. Penghargaan ini menjadi simbol apresiasi atas loyalitas dan dedikasi aparatur negara.
Menutup acara, Bupati Dian menegaskan komitmen Pemkab Kuningan untuk terus bersinergi dengan Kementerian Agama, khususnya dalam penguatan pendidikan dan pelayanan keagamaan.
“Kita ingin Kuningan menjadi daerah yang religius, harmonis, dan berdaya saing di tengah perubahan zaman,” pungkasnya.(Bengpri).
Leave a comment