KUNINGAN — Sebuah rumah sederhana di Desa Linggasana, RT 004 RW 002, Kecamatan Cilimus, menjadi saksi bertemunya kekhawatiran dan harapan dalam satu kunjungan penuh empati. Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, turun langsung meninjau kondisi hunian milik Ibu Iing, seorang buruh cuci yang selama ini harus hidup berdampingan dengan atap rumah rusak dan membahayakan keselamatan keluarganya.
Kunjungan tersebut berawal dari laporan Dewi Anggraeni Firdaus, S.E., S.Pd., Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kuningan, yang menyampaikan kondisi rumah Ibu Iing agar segera mendapat perhatian pemerintah daerah. Tanpa menunda, Bupati Dian memilih melihat langsung kondisi di lapangan.
Setibanya di lokasi, suasana terasa haru. Bupati menyapa Ibu Iing beserta keluarganya, lalu mendengarkan cerita tentang rumah peninggalan almarhum suaminya yang kini dihuni empat orang anggota keluarga. Setiap kali hujan turun, kecemasan selalu menyelimuti, bahkan beberapa bagian rumah sudah tidak lagi digunakan untuk tidur karena dikhawatirkan roboh.
Saat memasuki bagian dalam rumah, kerusakan tampak jelas. Atap berlubang, dinding mulai miring, serta kamar mandi yang kerap bocor memperlihatkan kondisi hunian yang jauh dari kata layak. Ibu Iing mengaku, hujan bukan lagi sekadar cuaca, melainkan sumber kekhawatiran bagi keluarganya.
Melihat kondisi tersebut, Bupati Dian langsung memastikan bahwa bantuan perbaikan rumah akan segera dilakukan. Perbaikan akan difokuskan pada penggantian atap dan penambahan tinggi bangunan agar lebih aman dan nyaman.
“Atapnya kita ganti supaya keluarga bisa lebih tenang dan tidak khawatir lagi saat hujan,” ujar Bupati Dian dengan nada menenangkan.
Di sela peninjauan, Bupati juga menanyakan keseharian Ibu Iing yang bekerja sebagai buruh cuci dan setrika demi memenuhi kebutuhan keluarga. Ia turut berdialog dengan warga sekitar serta perangkat desa untuk memastikan dukungan lingkungan bagi keluarga tersebut.
Momen hangat tercipta saat Bupati berbincang dengan Rena, salah satu anggota keluarga yang kini duduk di kelas satu SMK. Ketika ditanya cita-citanya, Rena dengan percaya diri menjawab ingin menjadi pengusaha. Bupati Dian tersenyum dan mendoakan agar impian tersebut kelak terwujud.
Bupati menegaskan bahwa bantuan ini bukan semata perbaikan fisik rumah, melainkan upaya menghadirkan rasa aman, ketenangan, dan harapan baru bagi keluarga Ibu Iing.
Anggota DPRD Dewi Anggraeni Firdaus yang turut mendampingi kunjungan menyampaikan apresiasinya atas respons cepat pemerintah daerah.
“Terima kasih atas perhatian Pak Bupati yang hadir langsung melihat kondisi rumah Bu Iing. Semoga kepedulian ini membawa manfaat luas bagi masyarakat,” ujarnya, didampingi Kepala Desa Linggasana, Henni.
Langkah ini menjadi cerminan komitmen Bupati Dian dalam memperhatikan warganya. Bahwa di balik setiap rumah sederhana, selalu ada cerita yang layak diperjuangkan, serta harapan yang patut dijaga.
Leave a comment