KUNINGAN – Pengamanan ketat mewarnai aksi unjuk rasa yang digelar Gerakan Mahasiswa Milenial Indonesia (GMMI) di depan Kantor Kejaksaan Negeri Kuningan, Selasa (09/12/2025).
Sejak pukul 12.00 WIB, personel gabungan TNI–Polri sudah bersiaga mengawal jalannya aksi hingga selesai pada 14.40 WIB.
Pihak Polres Kuningan menurunkan kekuatan sekitar satu SSK yang dipimpin langsung Wakapolres Kuningan. Dari unsur TNI, sebanyak 25 personel Babinsa Koramil turut diterjunkan untuk mendukung kelancaran pengamanan.
Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan tuntutan terkait penanganan dugaan kasus korupsi di Kabupaten Kuningan. Meski orasi berlangsung cukup lantang, situasi tetap berjalan dengan kondusif.
Danramil 1512/Lebakwangi Lettu Inf Waris Hartoko selaku perwakilan TNI yang hadir di lokasi, menegaskan komitmen TNI dalam menjaga ketertiban umum.
“Pengamanan ini kami lakukan untuk memastikan penyampaian pendapat berjalan aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat. TNI bersama Polri selalu siap menjaga situasi tetap kondusif,” ujar Danramil.
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antara TNI dan Polri dalam setiap kegiatan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.
Berjalan hampir tiga jam, aksi GMMI berlangsung tertib tanpa insiden. Setelah menyampaikan aspirasi, massa membubarkan diri dengan aman di bawah pengawalan aparat.
“Alhamdulillah, Selama kegiatan, situasi berlangsung aman, tertib, dan terkendali.” Pungkas Danramil.
Leave a comment