KUNINGAN – Suasana Ramadan di Kecamatan Mandirancan terasa semakin khidmat saat Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar bersama jajaran pemerintah daerah melaksanakan Tarawih Keliling (Tarling) di Masjid Al-Barokah, Desa Mandirancan.
Kegiatan Tarling kedua dalam rangka Safari Ramadan 1447 Hijriah ini dihadiri sejumlah kepala perangkat daerah, pejabat di lingkungan Setda Kabupaten Kuningan, Ketua TP PKK Kabupaten Kuningan, camat beserta unsur Forkopimcam Mandirancan, kepala desa, tokoh agama, serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya sebelum pelaksanaan salat tarawih, Bupati Dian menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah desa dan pemerintah kabupaten dalam mempercepat pembangunan daerah.
Menurutnya, pemerintah desa merupakan ujung tombak pelayanan masyarakat sehingga kolaborasi yang kuat menjadi kunci keberhasilan pembangunan.
“Pemerintah desa dan pemerintah kabupaten harus berjalan beriringan. Kolaborasi yang kuat akan mempercepat terwujudnya program-program pembangunan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kuningan saat ini sedang melaksanakan perbaikan 120 ruas jalan yang tersebar di berbagai wilayah.
Ia menargetkan seluruh pekerjaan tersebut dapat selesai sebelum Hari Raya Idul Fitri.
“Kami menargetkan penyelesaiannya sebelum Lebaran agar mobilitas masyarakat, khususnya saat arus mudik dan silaturahmi Idul Fitri, dapat berjalan lebih lancar dan aman,” jelasnya.
Bupati Dian menambahkan, momentum Ramadan menjadi kesempatan yang baik untuk mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Melalui kegiatan Tarling, pemerintah dapat mendengar secara langsung aspirasi warga sekaligus memastikan program pembangunan berjalan efektif hingga ke tingkat desa.
“Safari Ramadan ini bukan sekadar ibadah bersama, tetapi juga ruang dialog dan komunikasi. Melalui kegiatan ini kami bisa mendengar langsung harapan dan kebutuhan masyarakat Desa Mandirancan,” ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kondusivitas wilayah serta memperkuat semangat gotong royong dalam membangun desa.
Kegiatan Tarling kemudian ditutup dengan salat tarawih berjamaah, doa bersama, serta penyerahan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Kuningan dan Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Kuningan kepada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Barokah.
Momentum ini menjadi bukti bahwa Ramadan tidak hanya memperkuat nilai spiritual, tetapi juga menjadi jembatan komunikasi antara pemimpin daerah dan masyarakat.(Bengpri).
Leave a comment