KUNINGAN — Rangkaian kunjungan sosial yang dilakukan Bunda Ela Helayati pada hari itu tak berhenti di Desa Patalagan, Kecamatan Pancalang. Tanpa beristirahat, ia melanjutkan perjalanan ke Desa Dukuhlor, Kecamatan Sindangagung, untuk menemui seorang warga yang tengah berjuang melawan penyakit serius (24/4).
Ibu Eli Susanti (37) diketahui telah hampir empat tahun menderita penyakit jantung bocor. Kondisi tersebut membuat aktivitas sehari-harinya sangat terbatas dan membutuhkan pengobatan rutin.
Dalam kunjungan tersebut, Bunda Ela tidak hanya melihat langsung kondisi yang dialami, tetapi juga berdialog dengan keluarga untuk memahami kebutuhan yang paling mendesak.
Salah satu yang disampaikan adalah kebutuhan obat yang harus segera ditebus di RS Hasan Sadikin Bandung.
“Kalau memang ini mendesak, kita tidak boleh menunggu. Kita upayakan hari ini juga ada solusi,” ujar Bunda Ela di sela kunjungan.
Merespons hal tersebut, Bunda Ela langsung mengambil langkah cepat. Di lokasi kunjungan, ia segera menghubungi pihak RS Linggarjati Kuningan guna membantu memastikan ketersediaan obat yang dibutuhkan.
Langkah sigap ini menjadi bagian dari upaya memastikan bahwa warga yang membutuhkan penanganan kesehatan tidak terkendala oleh akses maupun waktu.
Selain itu, Bunda Ela juga menyerahkan bantuan uang kepada Ibu Eli sebagai bentuk dukungan untuk meringankan beban pengobatan yang harus dijalani.
Ia pun memberikan penguatan moril kepada keluarga agar tetap tegar menghadapi kondisi yang ada.
“Yang penting Ibu jangan putus semangat. Kami semua ingin Ibu segera mendapatkan penanganan yang terbaik,” tuturnya dengan nada penuh empati.
Kunjungan ini menjadi penutup dari rangkaian kegiatan sosial yang dilakukan pada hari yang sama, setelah sebelumnya mengunjungi warga lain dengan kondisi kesehatan khusus di wilayah Kecamatan Pancalang.
“Ini bukan hanya tugas satu pihak. Kita harus bersama-sama memastikan warga yang sakit mendapatkan perhatian dan penanganan yang layak,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kolaborasi antara berbagai pihak, baik pemerintah, lembaga sosial, maupun masyarakat, dapat terus diperkuat agar penanganan kasus-kasus kesehatan serupa dapat dilakukan secara lebih cepat dan tepat. (Bengpri).
Leave a comment