Home Pendidikan Tawa Ceria di Kebun Anggur, TK Bougenvile XV Nanggela Ajak Anak Belajar dari Alam

Tawa Ceria di Kebun Anggur, TK Bougenvile XV Nanggela Ajak Anak Belajar dari Alam

Share
Share

KUNINGAN – Belajar tak selalu harus dilakukan di dalam kelas. Hal itu tergambar dari kegiatan outing class TK Bougenvile XV Desa Nanggela, Kecamatan Mandirancan, yang berlangsung penuh keceriaan di kebun anggur Desa Tajur Buntu, Kecamatan Pancalang, Kabupaten Kuningan.

Sejak pagi hari, wajah-wajah ceria anak-anak sudah terlihat. Mereka berangkat bersama menaiki odong-odong warna-warni yang melaju pelan menyusuri jalan desa, mengundang senyum warga yang melihat.

Di belakangnya, para orang tua setia mengiringi menggunakan sepeda motor masing-masing, menambah hangatnya suasana kebersamaan.
Setibanya di lokasi, anak-anak diajak bermain sekaligus belajar langsung dari alam.

Mereka dikenalkan pada tanaman anggur dan delima, lalu dengan penuh antusias mencoba menanam bibit pohon. Tangan-tangan kecil yang menyentuh tanah menjadi simbol awal tumbuhnya rasa cinta lingkungan sejak usia dini.

Kepala TK Bougenvile XV Desa Nanggela, Siti Rodijah, S.Pd, mengatakan bahwa kegiatan outing class ini merupakan bagian dari pembelajaran yang menekankan pengalaman nyata bagi anak-anak.

“Kami ingin anak-anak belajar dengan rasa senang. Di sini mereka bisa melihat, memegang, dan merasakan langsung proses menanam. Harapannya, pengalaman ini akan membekas dan menumbuhkan kepedulian terhadap alam sejak dini,” tutur Siti Rodijah.

Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam setiap proses tumbuh kembang anak.

Menurutnya, kebersamaan antara guru, anak, dan orang tua menjadi nilai utama dari kegiatan tersebut.

Sementara itu, Sofi, salah satu orang tua siswa yang turut mendampingi, mengaku bahagia melihat anak-anak begitu menikmati kegiatan di luar kelas.

“Anak-anak terlihat sangat senang dan antusias. Ini pengalaman baru buat mereka. Kami sebagai orang tua juga merasa senang bisa ikut terlibat langsung dan menemani anak belajar sambil bermain,” ujar Sofi.

Kegiatan outing class ini tidak hanya menjadi sarana pembelajaran, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara sekolah dan keluarga.

Tawa anak-anak, perhatian guru, serta dukungan orang tua berpadu menciptakan suasana belajar yang hangat dan bermakna.

Melalui kegiatan sederhana ini, TK Bougenvile XV Desa Nanggela berharap dapat terus menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan, membangun karakter, serta menanamkan nilai cinta lingkungan sejak usia dini.(Bengpri).

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Saat Roda Berputar

:Duamata.id - Di sebuah warung kopi pinggir jalan, Arga duduk sendirian menatap...

ASABRI dan Bank BWS Sosialisasikan Jaminan Sosial serta Literasi Keuangan kepada Personel Kodim 0615/Kuningan

KUNINGAN – PT ASABRI (Persero) bersama Bank BWS menggelar kegiatan sosialisasi program...

KDM Minta Sekolah Swasta Buka Akses untuk Siswa Kurang Mampu, Pemprov Jabar Siapkan Bantuan Rp2,7 Juta

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, , meminta sekolah swasta ikut berperan dalam...

Kuningan Kirim 140 Personel ke Porsenitas XIII Cirebon, Targetkan Juara Umum

KUNINGAN – Pemerintah Kabupaten Kuningan mengirimkan 140 personel untuk mengikuti Pekan Olahraga,...