Home Jabar Tak Sekadar Silaturahmi, Dedi Mulyadi Bahas Hukum, Aset, dan Rencana Besar untuk Petani

Tak Sekadar Silaturahmi, Dedi Mulyadi Bahas Hukum, Aset, dan Rencana Besar untuk Petani

Share
Share

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) kembali mencuri perhatian publik. Dalam kunjungan silaturahmi ke Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat, Kamis (6/11/2025), ia tak hanya berbicara soal hukum dan tata kelola pemerintahan, tetapi juga meluncurkan ide revolusioner untuk petani Jawa Barat: naik kereta gratis!

Pertemuan hangat dengan Kepala Kejati Jabar Hermon Dekristo itu menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara Pemprov Jabar dan Kejati dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, dan humanis.

“Kita ingin mendampingi, memberi rambu-rambu, dan mendorong tata kelola yang baik. Semua demi pemerintahan yang akuntabel dan berpihak pada rakyat,” ujar KDM tegas.

Namun yang paling menarik, Gubernur yang dikenal dengan gaya blusukannya ini juga memaparkan rencana besar transportasi publik berbasis rel yang digadang-gadang akan mengubah wajah ekonomi pedesaan.

KDM menjelaskan bahwa Pemprov Jabar berencana mengoperasikan gerbong khusus petani, di mana hasil panen dan ternak dapat diangkut secara gratis menggunakan kereta.

Langkah ini diyakini akan memangkas biaya logistik dan meningkatkan daya saing produk pertanian Jabar di pasar nasional.

“Kita ingin infrastruktur menjadi bagian dari pemerataan ekonomi. Kereta itu nanti bisa mengangkut warga, petani, sampai hasil panen. Biaya murah, manfaatnya besar,” tutur KDM.

Selain itu, ia juga mengungkap rencana reaktivasi Kereta Parahyangan rute Gambir–Bandung–Banjar dengan tarif terjangkau.

Reaktivasi jalur ini akan memperkuat konektivitas antarwilayah dan membuka peluang baru bagi sektor wisata dan perdagangan.

Dalam pertemuan tersebut, KDM juga mengusulkan penguatan kerja sama dengan Kejati Jabar untuk mempercepat penyelesaian persoalan hukum dan mengembalikan aset daerah yang terbengkalai.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan aparat penegak hukum harus menjadi motor utama dalam membangun Jawa Barat yang bersih dan berkeadilan.

“Kita ingin bergerak cepat. Kita identifikasi persoalannya, kita selesaikan, dan kita kembalikan hak-hak daerah,” tegasnya.

Pertemuan itu diakhiri dengan suasana penuh keakraban. Gaya santai namun visioner khas KDM kembali menjadi sorotan, membuktikan bahwa pemerintahan bersih bukan sekadar slogan, melainkan tindakan nyata yang berpihak pada rakyat kecil.(Beng).

Sumber : jabarprov.go.idjabarprov.go.id

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Video MBG Viral di Pamekasan, BGN: Menu Sebenarnya Lengkap, Tapi Tidak Dikeluarkan dari Mobil

Jakarta — Video yang memperlihatkan menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di...

Hati-Hati! Ini Titik Macet Parah Mudik Lebaran 2026 di Jawa Barat, Dishub Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

BANDUNG – Sejumlah jalur utama nontol di Jawa Barat diprediksi mengalami kemacetan...

Investasi Indramayu Meledak! Tembus Rp3,3 Triliun, Naik 121 Persen dalam Setahun

NDRAMAYU – Realisasi investasi di Kabupaten Indramayu mengalami lonjakan luar biasa sepanjang...

Di Istana Negara, Quraish Shihab Ingatkan: Al-Qur’an Mengajarkan Perdamaian, Tapi Tanpa Mengorbankan Keadilan

JAKARTA – Ulama dan cendekiawan Muslim Muhammad Quraish Shihab menegaskan bahwa pesan...