Home Kuningan Siswa SMAN Mandirancan Tembus 3 Besar Nasional di IEFC ITB 2025, Ungguli 300 Sekolah se-Indonesia

Siswa SMAN Mandirancan Tembus 3 Besar Nasional di IEFC ITB 2025, Ungguli 300 Sekolah se-Indonesia

Share
Share

Kuningan — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh generasi muda asal Kabupaten Kuningan. Tim Triprometheus dari SMAN Mandirancan sukses menembus 3 besar kompetisi nasional Industrial Engineering Festival Cirebon (IEFC) 2025, yang diselenggarakan Program Studi Teknik Industri (Kampus Cirebon), Fakultas Teknologi Industri ITB.

Kompetisi bergengsi tingkat nasional ini diikuti lebih dari 300 tim sekolah menengah dari seluruh Indonesia, dengan total hadiah mencapai Rp10 juta, free registration, serta sertifikat resmi dari FTI ITB.

Tim Triprometheus terdiri dari tiga siswa berbakat: Ghani Aqeel Khairi, Alya Ramadhani, Chalista Naifa Adisty.

Ketiganya berhasil menyingkirkan ratusan peserta lain dan berdiri sejajar dengan finalis dari SMK Negeri 1 Blitar dan SMA IT As-Syifa Boarding School Wanareja.

Pengumuman tiga besar tersebut disampaikan panitia usai kegiatan Smart Logistics Seminar & Talkshow 2025 bertema “Shaping Youth Potential for the Future of Logistics”.

Acara ini merupakan bagian dari rangkaian Smart Logistics Fest IEFC ITB 2025, yang menghadirkan pemikiran strategis dari akademisi dan praktisi industri tentang bagaimana digitalisasi, automasi, dan sistem berbasis data mentransformasi dunia logistik modern.

Pembicara Seminar & Talkshow:

Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi & Kepala Badan Industri Mineral – Opening Speaker

Zaldy Masita, S.T., M.B.A.
Founder & CEO Paxel – Keynote Speaker
Topik: Harnessing Technology to Redefine Logistics Performance

Ahmad Firdaus, S.T.
Ex Head of Performance Insights & Integrated Operations Program Lead, Unilever Indonesia

Dr. Eng. Yosi Agustina Hidayat, S.T., M.T.
Ketua Program Studi Magister & Doktor Teknik dan Manajemen Industri, serta Ketua Program Studi Magister Logistik FTI ITB

Prestasi ini menjadi kebanggaan besar bagi SMAN Mandirancan sekaligus daerahnya, mengingat kompetisi ini merupakan ajang resmi ITB yang memiliki reputasi nasional.

Sampai berita ini ditulis, tiga finalis sedang bersiap berebut gelar juara 1 nasional dalam babak penentuan IEFC 2025.

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Desa Wisata yang Ditanam, Lalu Ditinggal Tumbuh Sendiri

Duamata.id - Saya tersenyum membaca pernyataan bahwa maju mundurnya desa wisata tergantung...

Pesta Dadung dan 1.000 Kentongan: Ketika Budaya Menjaga Alam di Kaki Gunung Ciremai

KUNINGAN - Di tengah derasnya arus modernisasi, masyarakat Cigugur kembali membuktikan bahwa...

DAMAR SEWU MENYALA, CIGUGUR MERAWAT CAHAYA PERADABAN

KUNINGAN – Saat senja perlahan menyerahkan langit Cigugur kepada malam, satu per...

Bunda Ela Helayati Panen Bawang Bersama Warga Desa Cilimus, Ajak Generasi Muda Jadi Petani Milenial Sukses

KUNINGAN – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kuningan, Bunda Ela Helayati, turun...