KUNINGAN – Suasana tak biasa terjadi di Lobi Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kuningan, Jumat (9/1/2026).
Acara serah terima jabatan (sertijab) yang lazimnya berlangsung formal dan kaku, mendadak berubah menjadi lautan haru.
Air mata pecah, pelukan menghangatkan ruangan, dan rasa kehilangan begitu terasa ketika para pejabat dan staf saling melepas rekan kerja menuju tugas baru.
Tangis tak terbendung saat Wibawa Gumbira, S.Sos., M.Pd menyampaikan salam perpisahan. Dengan suara bergetar, ia menyebut Diskominfo bukan sekadar tempat kerja, melainkan rumah kedua yang penuh kenangan dan nilai kebersamaan.
Kalimat sederhana itu sontak membuat suasana makin emosional. Sejumlah pegawai tampak menyeka air mata, larut dalam momen kekeluargaan yang jarang terlihat dalam birokrasi.
Rotasi dan mutasi awal tahun 2026 ini menempatkan Wibawa sebagai Kepala Bagian Umum DPRD Kuningan, sementara Yati Maryati, S.P., M.Si dipercaya menjadi Sekretaris DPMD.
Tongkat estafet Sekretaris Diskominfo pun berpindah ke tangan Cece Hendra Krissianto, S.STP., M.Si.
Pergeseran ini bukan hanya perubahan struktur, tetapi juga perpisahan dengan sosok-sosok yang selama ini tumbuh bersama Diskominfo.
Suasana semakin haru ketika Wibawa menitipkan pesan kepada pejabat baru agar terus mendukung pimpinan Diskominfo.
Ia menilai kepemimpinan yang bekerja dengan hati adalah kunci kuatnya solidaritas internal. Ucapannya disambut isak tangis dan tepuk tangan panjang, menandai betapa besar ikatan emosional yang terbangun di lingkungan tersebut.
Sekretaris Diskominfo yang baru, Cece Hendra Krissianto, mengajak seluruh jajaran untuk tetap solid. Ia menyebut perjalanan karier sebagai takdir yang harus dijalani dengan keikhlasan dan kolaborasi.
“Hari ini saya datang, esok mungkin saya pergi. Yang terpenting adalah melanjutkan hal-hal baik yang sudah dirintis,” ujarnya, menenangkan suasana.
Kepala Diskominfo Kabupaten Kuningan, Drs. H. Ucu Suryana, M.Si., tak menampik beratnya perpisahan tersebut.
Dengan mata berkaca-kaca, ia menyampaikan apresiasi atas dedikasi para pejabat lama yang telah membawa Diskominfo mencatatkan berbagai prestasi, mulai dari predikat Kabupaten Informatif empat kali berturut-turut, pembentukan CSIRT, hingga hampir tuntasnya penanganan blank spot di wilayah Kuningan.
“Ini bukan sekadar rotasi jabatan, tapi perpisahan keluarga yang telah berjuang bersama. Dalam birokrasi tidak ada superman, yang ada adalah superteam,” tegas Ucu.
Acara ditutup dengan ramah tamah dan doa bersama. Sertijab yang awalnya rutin, berubah menjadi momen penuh emosi yang membekas.
Diskominfo Kuningan pun membuka lembaran baru di tahun 2026, membawa kenangan, air mata, dan harapan untuk terus melayani publik dengan hati.(Bengpri).
Leave a comment