Home Pemerintahan Kuningan Jadi Pusat Kerja Sama Besar KUNCI BERSAMA, KPK Turun Beri Arahan Soal Integritas

Kuningan Jadi Pusat Kerja Sama Besar KUNCI BERSAMA, KPK Turun Beri Arahan Soal Integritas

Share
Share

KUNINGAN – Kabupaten Kuningan kembali menjadi pusat perhatian dengan menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Kepala Daerah anggota KUNCI BERSAMA, yang dirangkaikan dengan Penandatanganan Kesepakatan Bersama Kerja Sama Daerah Pembangunan Perbatasan serta pengarahan langsung dari pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Kamis (27/11/2025) di Ruang Rapat Linggajati.

Pertemuan strategis ini dihadiri oleh 10 kepala daerah anggota KUNCI BERSAMA, yaitu: Kabupaten Kuningan, Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Brebes, Kota Banjar, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Indramayu.

Hadir pula Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Dr. Drs. Herman Suryatman, M.Si, serta perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Yasip Khasani, S.Ip., M.M, selaku Kepala Biro Pemerintahan, Otonomi Daerah dan Kerja Sama.

Salah satu sorotan utama adalah kehadiran Wakil Ketua KPK RI, Agus Joko Pramono, yang memberikan pengarahan khusus mengenai pentingnya penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas di daerah.

Rapat koordinasi kali ini mengusung tema “Pemantapan Kerja Sama Daerah dan Implementasi Good Governance di Kawasan Perbatasan.”

Agenda utama meliputi: Pembahasan program pembangunan lintas daerah perbatasan, penguatan sinergi dan integrasi pembangunan.

Sebagai Ketua Sekretariat Kerja Sama KUNCI BERSAMA, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi bukti nyata komitmen 10 daerah dalam menangani isu strategis kawasan perbatasan.

“Hari ini kita meneguhkan kembali komitmen untuk memperkuat sinergi pembangunan kawasan perbatasan secara terintegrasi, berkeadilan, dan berkelanjutan,” ujar Bupati Dian.

Kerja sama KUNCI BERSAMA sendiri telah terjalin sejak 2011.

Dalam arahannya, Wakil Ketua KPK Agus Joko Pramono menyoroti pentingnya Integritas dalam setiap proses perencanaan, Transparansi dalam pengelolaan anggaran dan Akuntabilitas dalam pengadaan barang dan jasa.

Ia mengingatkan agar seluruh pihak wajib patuh terhadap regulasi untuk mencegah peluang terjadinya penyimpangan di daerah.

Penandatanganan Kesepakatan Bersama ini menjadi momentum besar untuk Meningkatkan kolaborasi antarwilayah, menguatkan integrasi pembangunan perbatasan dan mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berintegritas dalam kerangka Good Governance

Pertemuan ini diharapkan mampu memperkuat soliditas seluruh anggota KUNCI BERSAMA dalam meningkatkan kesejahteraan, daya saing, dan kualitas pelayanan publik di kawasan perbatasan.

Usai penandatanganan, kegiatan dilanjutkan dengan pengarahan Sekda Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman kepada para kepala perangkat daerah se-Kabupaten Kuningan.

Ia menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang bersih, kepemimpinan visioner dan kinerja yang mendukung Visi Kuningan Mlesat sejalan dengan Visi Jabar Istimewa.

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Video MBG Viral di Pamekasan, BGN: Menu Sebenarnya Lengkap, Tapi Tidak Dikeluarkan dari Mobil

Jakarta — Video yang memperlihatkan menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di...

Hati-Hati! Ini Titik Macet Parah Mudik Lebaran 2026 di Jawa Barat, Dishub Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

BANDUNG – Sejumlah jalur utama nontol di Jawa Barat diprediksi mengalami kemacetan...

Investasi Indramayu Meledak! Tembus Rp3,3 Triliun, Naik 121 Persen dalam Setahun

NDRAMAYU – Realisasi investasi di Kabupaten Indramayu mengalami lonjakan luar biasa sepanjang...

Di Istana Negara, Quraish Shihab Ingatkan: Al-Qur’an Mengajarkan Perdamaian, Tapi Tanpa Mengorbankan Keadilan

JAKARTA – Ulama dan cendekiawan Muslim Muhammad Quraish Shihab menegaskan bahwa pesan...