Home Ekonomi Ini Cara Pemkab Kuningan Sulap Lahan Tidur Jadi Mesin PAD dan Serap Puluhan Tenaga Kerja

Ini Cara Pemkab Kuningan Sulap Lahan Tidur Jadi Mesin PAD dan Serap Puluhan Tenaga Kerja

Share
Share

KUNINGAN – Siapa sangka, lahan tidur milik Pemerintah Kabupaten Kuningan kini disulap menjadi kekuatan baru ketahanan pangan sekaligus sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Bukan hotel, bukan pula proyek beton, tetapi pertanian modern berbasis teknologi yang siap mengubah wajah ekonomi daerah.

Pemkab Kuningan resmi menggandeng PT Rumah Tani Nusantara untuk mengoptimalkan aset lahan pertanian seluas lebih dari 17 hektar yang tersebar di sejumlah kelurahan dan desa.

Penandatanganan kerja sama ini dilakukan langsung di lokasi lahan, Kelurahan Awirarangan, Jumat (30/1/2026), dan disaksikan jajaran pimpinan daerah.

Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, menegaskan bahwa kerja sama ini bukan sekadar mengejar angka PAD, tetapi menjadi simbol perubahan cara berpikir birokrasi.

“Ini bukan lagi out of the box, tapi without the box. Pertanian bisa dikelola profesional dan menghasilkan,” tegas Bupati.

Yang menarik, pengelolaan lahan ini akan difokuskan untuk padi dan jagung sebagai tahap awal, sebelum masuk ke komoditas hortikultura strategis seperti cabai, komoditas yang kerap menjadi penyumbang inflasi daerah.

Lebih mengejutkan lagi, kerja sama ini dipastikan menyerap puluhan tenaga kerja lokal. Direktur PT Rumah Tani Nusantara, Bahtiar, menyebutkan bahwa satu hektar lahan bisa melibatkan hingga empat orang petani.

“Totalnya bisa melibatkan 40 sampai 50 orang. Petani tidak lagi sekadar buruh, tapi karyawan profesional dengan gaji di atas UMK. Petani Kuningan harus keren dan modern,” ujarnya.

Tak berhenti di situ, PT Rumah Tani Nusantara juga berencana memasukkan teknologi pertanian presisi berbasis AI, yang memungkinkan lahan pertanian dipantau dan dikendalikan dari jarak jauh.

Langkah ini diyakini mampu menarik minat generasi muda untuk kembali melirik sektor pertanian.

Di tengah kondisi fiskal daerah yang sempat tertekan, kerja sama ini menjadi angin segar.

Pemkab Kuningan optimistis badai keuangan mulai terlewati, utang daerah dituntaskan, dan kesejahteraan ASN serta masyarakat perlahan ditata kembali.

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Andi Gani Nena Wea: Prestasi PESIK Kuningan Jadi Kebanggaan dan Inspirasi Generasi Muda

KUNINGAN – Keberhasilan PESIK Kuningan melangkah ke partai final Liga 4 Piala...

Dedikasi dalam Diam, Kabid SD Disdikbud Kuningan Kenang Sosok Totong Utar yang Selalu Sigap Mengabdi

KUNINGAN – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten...

Drama Adu Penalti! PESIK Kuningan Lolos ke Final Liga 4 Piala Presiden 2026, Tinggal Selangkah Menuju Sejarah

SOLO – Asa masyarakat Kuningan untuk melihat tim kebanggaannya mengangkat trofi juara...

Menunggu Akhir Agustus di Grup WhatsApp

Duamata.id - Nama grup itu sederhana. "Orangtua Kadet 2026." Namun setiap notifikasi...