KUNINGAN – Di Kuningan, namanya bukan sekadar dikenal, tapi dipanggil dengan penuh rasa: “Indung Kuring.” Sapaan itu bukan gelar resmi, bukan pula pencitraan.
Ia tumbuh dari kedekatan, kepedulian, dan konsistensi seorang perempuan yang lama membersamai masyarakat. Kini, Hj. Elit Nurlitasari resmi mengemban amanah sebagai Dewan Pengawas Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Kabupaten Kuningan periode 2025–2030.
Hj. Elit bukan sosok instan. Ia ditempa oleh pendidikan yang serius dan berlapis, mulai dari administrasi publik, hukum, hingga jenjang pascasarjana.
Saat banyak orang berhenti belajar setelah “cukup”, ia justru melangkah lebih jauh menempuh studi doktoral di bidang bisnis dan ekonomi.
Bukan demi titel, tapi karena keyakinannya bahwa pemimpin harus terus bertumbuh.
Bekal akademik itulah yang membuat cara berpikirnya sistematis, tajam, tapi tetap membumi. Ia paham tata kelola pemerintahan, kebijakan publik, dan pentingnya kesadaran hukum masyarakat, bukan hanya di atas kertas, tapi dalam kehidupan sehari-hari.
Di dunia profesional, Hj. Elit terbiasa berada di ruang-ruang strategis. Ia pernah dan masih berkiprah sebagai direktur utama, direktur pemasaran, hingga pendiri lembaga bantuan hukum.
Dunia jasa, perdagangan, hingga hukum telah ia jamah langsung. Pengalaman itu membentuk karakter kepemimpinannya, humanis tapi tegas, berani mengambil keputusan, dan piawai membangun jejaring.
Ia tahu bagaimana memimpin organisasi, mengelola konflik, dan memastikan roda berjalan tanpa kehilangan nurani.
Jejak organisasional dan politik Hj. Elit panjang dan beragam. Ia pernah mengemban amanah di berbagai organisasi kemasyarakatan dan partai politik, aktif dalam gerakan perempuan, hingga terjun langsung dalam kontestasi politik daerah.
Semua itu bukan tanpa risiko. Tapi dari sanalah kepekaan sosialnya terasah. Ia paham betul denyut persoalan rakyat: pendidikan, ekonomi keluarga, pemberdayaan perempuan, hingga sektor unggulan daerah seperti pertanian, perikanan, ekonomi kreatif, dan pariwisata.
Resmi Jadi Dewas LPPL, Tapi Tetap “Indung Kuring”
Penetapan Hj. Elit Nurlitasari sebagai Dewan Pengawas LPPL Kabupaten Kuningan dilakukan melalui proses seleksi ketat.
Dari delapan pendaftar, tujuh lolos administrasi, enam dinyatakan layak, dan hanya dua nama yang akhirnya ditetapkan melalui Keputusan Bupati Kuningan Nomor: 500.12.4/KPTS.753-DISKOMINFO/2025.
Ia terpilih dari unsur masyarakat, berdampingan dengan Muhammad Agung Diponegoro, S.I.Kom., M.I.Kom. dari unsur praktisi.
Sebuah kombinasi yang diharapkan mampu memperkuat LPPL sebagai media publik yang independen, edukatif, dan berpihak pada kepentingan lokal.
Namun yang menarik, sejak penetapan itu, ruang publik justru ramai dengan satu sebutan: “Indung Kuring.”
Sapaan yang menandakan kepercayaan, kehangatan, dan harapan.
Bagi Hj. Elit, pengabdian bukan soal jabatan atau sorotan. Ia percaya bahwa tanggung jawab moral seorang pemimpin adalah mencerdaskan bangsa melalui pendidikan, peningkatan kualitas hidup, dan penegakan kesadaran hukum.
Kini, di LPPL, ia membawa harapan baru, media lokal yang informatif, berbudaya, inovatif secara digital, dan benar-benar hadir untuk masyarakat. Bukan sekadar corong, tapi ruang dialog publik.
Dan mungkin, di situlah makna “Indung Kuring” sesungguhnya. Bukan karena ia ingin dipanggil begitu, tetapi karena orang-orang yang mengenal dirinya yang memilih menyebutnya demikian.(Bengpri).
Leave a comment