Duamata.id – H. Yusron Kholid, S.Ag., M.Si. lahir di Kuningan pada 22 Juni 1961. Beliau tinggal di Jalan Syech Maulana Akbar, Lembur Sukun, Purwawinangun, Kabupaten Kuningan.
Perjalanan hidupnya ditempa sejak usia dini. Saat masih kecil, beliau harus menerima kenyataan pahit ditinggal wafat oleh sang ayah. Kondisi tersebut tidak menyurutkan semangatnya untuk menuntut ilmu dan meraih cita-cita.
Sejak kecil, beliau bercita-cita menjadi seorang tentara. Namun, Allah SWT menakdirkan jalan hidup yang berbeda, yakni mengabdi sebagai aparatur sipil negara dan pendidik.
Pendidikan dasarnya ditempuh di MIS PUI Kuningan, kemudian melanjutkan ke MTs, MA, meraih gelar sarjana di STAI, dan menyelesaikan pendidikan magister di UNTAG.

Karier pengabdiannya dimulai sebagai guru. Berkat dedikasi dan integritasnya, beliau dipercaya mengemban berbagai jabatan di lingkungan Departemen Agama (kini Kementerian Agama), mulai dari Kepala Seksi (Kasi), Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubag TU), hingga dipercaya menjadi Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ciamis dan kemudian Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuningan.
Selain menjalankan tugas sebagai aparatur negara, H. Yusron Kholid dikenal aktif dalam berbagai organisasi kemasyarakatan, keagamaan, olahraga, dan budaya. Beliau pernah berkiprah di Karang Taruna, IPSI Bima Suci, HMI, MUI, PCNU, PGM Indonesia, KAHMI, serta FKUB.
Dalam perjalanan politik nasional pasca reformasi, beliau juga pernah dipercaya menjadi Ketua PBB Kabupaten Kuningan pada tahun 1998. Namun, ketika muncul kesempatan untuk maju menjadi anggota legislatif, sang ibu memberikan nasihat sederhana namun sangat membekas, “Jadi guru saja, Insya Allah berkah.”
Nasihat itulah yang akhirnya membuat beliau memilih tetap mengabdikan diri di dunia pendidikan dan birokrasi, sembari terus memperkaya wawasan melalui membaca buku dan berolahraga.
Setelah memilih pensiun lebih awal dari birokrasi, beliau sempat mencoba menekuni dunia usaha. Namun, usaha tersebut belum berkembang sesuai harapan, terlebih ketika pandemi COVID-19 melanda.
Takdir kembali membawanya ke jalan pengabdian. Pada tahun 2021, beliau mengikuti seleksi pimpinan Baznas Kabupaten Kuningan dan dinyatakan lolos sebagai Komisioner Baznas periode 2021–2026.
Setelah menyelesaikan masa bakti pertama, beliau kembali mengikuti seleksi calon pimpinan Baznas dan kembali memperoleh amanah sebagai Pimpinan Baznas Kabupaten Kuningan periode 2026–2031.
Bagi H. Yusron Kholid, amanah bukanlah sebuah kebanggaan, melainkan ujian yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Prinsip itulah yang terus beliau pegang dalam setiap langkah pengabdiannya.
“Mudah-mudahan amanah ini menjadi ujian yang wajib saya jalani dan pertanggungjawabkan, dengan senantiasa memperoleh rahmat serta rida Allah SWT.”
Dalam kehidupan keluarga, beliau didampingi oleh istri tercinta, Hj. Nok Juhartini, dan dikaruniai empat orang anak.
Bagi beliau, keluarga adalah sumber kekuatan dalam menjalani setiap amanah, sementara pengabdian kepada masyarakat merupakan ikhtiar untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi umat.


Leave a comment