Home Sosial Dedikasi dalam Diam, Kabid SD Disdikbud Kuningan Kenang Sosok Totong Utar yang Selalu Sigap Mengabdi

Dedikasi dalam Diam, Kabid SD Disdikbud Kuningan Kenang Sosok Totong Utar yang Selalu Sigap Mengabdi

Share
Share

KUNINGAN – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan. Salah seorang staf Bidang Pembinaan Sekolah Dasar, Totong Utar, telah berpulang ke rahmatullah pada Kamis (9/7/2026).

Atas kepergian almarhum, Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Disdikbud Kabupaten Kuningan, Surya, S.Pd., M.M., menyampaikan belasungkawa yang mendalam sekaligus mengenang sosok Totong Utar sebagai pribadi yang sederhana dan penuh dedikasi dalam menjalankan tugas.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kami keluarga besar Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Disdikbud Kabupaten Kuningan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Bapak Totong Utar,” ungkap Surya.

Menurutnya, almarhum bukanlah sosok yang banyak berbicara. Namun, di balik sifatnya yang pendiam, tersimpan semangat pengabdian yang luar biasa. Totong dikenal sebagai pribadi yang selalu siap menjalankan tugas, cepat tanggap terhadap setiap amanah, serta bekerja dengan penuh ketulusan tanpa banyak menonjolkan diri.

“Bapak Totong adalah sosok sederhana, pendiam, tetapi memiliki dedikasi yang sangat tinggi. Beliau selalu sigap dalam setiap penugasan dan tidak pernah setengah hati dalam bekerja. Ketulusan dan semangat pengabdiannya menjadi teladan bagi kami semua,” tutur Surya.

Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi rekan-rekan kerja yang selama ini mengenalnya sebagai pribadi yang rendah hati, dapat diandalkan, dan selalu hadir memberikan kontribusi terbaik bagi dunia pendidikan di Kabupaten Kuningan.

Surya pun mengajak seluruh jajaran Disdikbud untuk mendoakan almarhum agar segala amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT.

“Semoga Allah SWT mengampuni segala khilaf beliau, melapangkan kuburnya, menerima seluruh amal ibadahnya, serta menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini,” tutupnya.

Kepergian Totong Utar menjadi pengingat bahwa pengabdian tidak selalu hadir dalam sorotan. Terkadang, justru mereka yang bekerja dalam diam, dengan tulus dan penuh tanggung jawab, meninggalkan jejak yang paling dalam di hati orang-orang yang pernah mengenalnya.(Bengpri).

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Drama Adu Penalti! PESIK Kuningan Lolos ke Final Liga 4 Piala Presiden 2026, Tinggal Selangkah Menuju Sejarah

SOLO – Asa masyarakat Kuningan untuk melihat tim kebanggaannya mengangkat trofi juara...

Menunggu Akhir Agustus di Grup WhatsApp

Duamata.id - Nama grup itu sederhana. "Orangtua Kadet 2026." Namun setiap notifikasi...

Rokhmat Ardiyan Tegas: PLTSa Jangan Jadi Petaka bagi Warga, DPR Siap Kawal Aspirasi Rakyat

JAKARTA – Anggota Komisi XII DPR RI, , menegaskan bahwa pembangunan Pembangkit...

KILAS BALIK | Dari Rumah Sederhana di Patalagan, Doa untuk Vino Kini Berbuah Senyum

KUNINGAN – Sekitar dua bulan lalu, tepatnya saat Vino Zayyan Putra masih...