KUNINGAN – Suasana hangat terasa di Balai Desa Bojong saat ratusan kader PKK dari Kecamatan Cilimus, Cigandamekar, dan Cipicung berkumpul mengikuti Sosialisasi Gerakan Keluarga Sehat Tanggap Tangguh Bencana (GKSTTB) Tahun 2026.
Pertemuan itu bukan sekadar agenda sosialisasi, tetapi menjadi ruang berbagi semangat untuk membangun keluarga yang lebih sehat, peduli, dan siap menghadapi berbagai tantangan.
Di hadapan para kader, Ketua TP PKK Kabupaten Kuningan, Hj. Ela Helayati, S.Sos., mengingatkan bahwa perubahan besar selalu berawal dari rumah.
Menurutnya, keluarga yang sehat adalah fondasi lahirnya masyarakat yang kuat.
“Gerakan ini bukan hanya tentang menjalankan program, tetapi bagaimana kita menghadirkan kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari. Ketika keluarga terbiasa hidup bersih, menjaga kesehatan, peduli terhadap lingkungan, dan siap menghadapi bencana, maka kita sedang membangun masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Bunda Ela menjelaskan, GKSTTB mencakup berbagai aspek kehidupan keluarga, mulai dari pencegahan stunting, penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), kesehatan ibu dan anak, kesiapsiagaan bencana, kepedulian terhadap lingkungan, kesehatan pasangan usia subur, hingga pengelolaan keuangan keluarga.
Semua itu dirancang agar keluarga tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga tangguh dalam menghadapi berbagai persoalan.
Ia pun mengajak seluruh kader PKK untuk menjadi contoh di lingkungan masing-masing. Menurutnya, keberhasilan program tidak diukur dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, melainkan dari perubahan perilaku masyarakat yang semakin sadar akan pentingnya hidup sehat.
Bunda Ela juga berharap setiap kecamatan memiliki sedikitnya satu desa yang menjadi pelopor pelaksanaan GKSTTB.
Desa tersebut diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi desa-desa lain dalam membangun budaya hidup sehat dan gotong royong di tengah masyarakat.
Mengakhiri sambutannya, Bunda Ela mengajak seluruh kader PKK untuk terus bergerak dengan hati.
“Ketika kita mengetuk pintu rumah warga, yang kita bawa bukan hanya informasi, tetapi juga kepedulian. Dari kepedulian itulah akan lahir keluarga-keluarga yang sehat, bahagia, dan tangguh,” tuturnya.
Melalui kegiatan di Desa Bojong ini, semangat kolaborasi antarkader dari tiga kecamatan diharapkan mampu memperkuat peran PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Kuningan yang semakin sehat, mandiri, dan berdaya.



Leave a comment