Home Kesehatan Bunda Ela Ajak Kader Posyandu Kuningan Bergerak dengan Hati: “Kesehatan Masyarakat Dimulai dari Kepedulian”

Bunda Ela Ajak Kader Posyandu Kuningan Bergerak dengan Hati: “Kesehatan Masyarakat Dimulai dari Kepedulian”

Share
Share

KUNINGAN – Suasana hangat dan penuh semangat menyelimuti Aula Balai Desa Ciawigebang (05/11). Ratusan kader Posyandu dari Kecamatan Ciawigebang, Cipicung, Cidahu, Kalimanggis, Maleber, dan Lebakwangi berkumpul dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas Kader Tim Pembina Posyandu Desa/Kelurahan.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bunda Ela, selaku Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Kuningan, yang sekaligus memberikan arahan dan sosialisasi Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu).

Dengan tutur lembut namun tegas, Bunda Ela mengajak seluruh kader untuk tidak hanya memahami aturan baru, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian dalam setiap langkah pelayanan kepada masyarakat.

“Posyandu bukan sekadar tempat menimbang bayi atau memberikan vitamin. Posyandu adalah ruang kasih, tempat kita berbagi perhatian, pengetahuan, dan harapan untuk generasi sehat Kuningan,” ujar Bunda Ela penuh empati.

Ia juga menegaskan, implementasi Permendagri 13/2024 harus menjadi momentum bagi kader untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dan memperluas cakupan layanan kesehatan berbasis masyarakat.

Bunda Ela mengapresiasi dedikasi para kader yang selama ini bekerja tanpa lelah di lapangan, menjadi garda terdepan dalam menjaga kesehatan ibu dan anak.

“Saya tahu tidak mudah menjadi kader. Tapi percayalah, setiap langkah kecil Ibu-ibu kader membawa perubahan besar bagi kehidupan banyak orang,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca, disambut tepuk tangan meriah peserta.

Kegiatan peningkatan kapasitas ini akan berlangsung di lima titik wilayah berbeda hingga Rabu depan, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan setiap kader mendapatkan pembinaan yang merata dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, Bunda Ela berharap Posyandu tidak hanya menjadi bagian dari sistem kesehatan, tetapi juga menjadi simbol gotong royong dan cinta sesama warga Kuningan.

“Kesehatan masyarakat dimulai dari kepedulian. Dan kader Posyandu adalah wujud nyata dari kepedulian itu,” pungkasnya.(Beng).

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Desa Wisata yang Ditanam, Lalu Ditinggal Tumbuh Sendiri

Duamata.id - Saya tersenyum membaca pernyataan bahwa maju mundurnya desa wisata tergantung...

Pesta Dadung dan 1.000 Kentongan: Ketika Budaya Menjaga Alam di Kaki Gunung Ciremai

KUNINGAN - Di tengah derasnya arus modernisasi, masyarakat Cigugur kembali membuktikan bahwa...

DAMAR SEWU MENYALA, CIGUGUR MERAWAT CAHAYA PERADABAN

KUNINGAN – Saat senja perlahan menyerahkan langit Cigugur kepada malam, satu per...

Bunda Ela Helayati Panen Bawang Bersama Warga Desa Cilimus, Ajak Generasi Muda Jadi Petani Milenial Sukses

KUNINGAN – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kuningan, Bunda Ela Helayati, turun...