Home Kuningan Bunda El Soroti Bahaya Era Digital, Kader PKK Diminta Jangan Biarkan Anak Tumbuh Tanpa Pengawasan

Bunda El Soroti Bahaya Era Digital, Kader PKK Diminta Jangan Biarkan Anak Tumbuh Tanpa Pengawasan

Share
Share

KUNINGAN – Ketua TP PKK Kabupaten Kuningan, Hj. Ela Helayati atau yang akrab disapa Bunda El, menegaskan bahwa pola asuh anak di era digital kini menjadi tantangan serius bagi keluarga.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan Bina Wilayah (Binwil) TP PKK Kabupaten Kuningan Tahun 2026 di Desa Margamukti, Kecamatan Cimahi, Rabu (13/5/2026).

Di hadapan kader PKK dan unsur pemerintah kecamatan, Bunda El mengingatkan bahwa derasnya arus teknologi dan informasi digital dapat berdampak besar terhadap tumbuh kembang anak jika tidak dibarengi pendampingan orang tua.

“Anak-anak sekarang hidup di tengah derasnya pengaruh digital. Mereka membutuhkan perhatian, pendampingan, dan lingkungan keluarga yang sehat agar tidak kehilangan arah,” ujar Bunda El.

Menurutnya, keluarga menjadi benteng utama dalam membentuk karakter generasi masa depan. Karena itu, pola pengasuhan yang baik harus diperkuat sejak dini, termasuk melalui pendidikan dan lingkungan yang sehat.

Tak hanya soal pola asuh, Bunda El juga menyoroti pentingnya pendidikan anak usia dini. Ia meminta kader PKK aktif mendorong program Wajib Belajar 13 Tahun, termasuk satu tahun pra-sekolah atau PAUD.

Ia menegaskan, usia dini merupakan fase emas perkembangan anak yang menentukan masa depan mereka. Pada fase itu, anak membutuhkan stimulasi, kasih sayang, dan perhatian penuh dari keluarga maupun lingkungan sekitar.

“Jangan sampai ada anak di lingkungan kita yang tidak mendapatkan pendidikan sejak dini. Di masa itulah karakter dan dasar kehidupan mulai terbentuk,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Bunda El juga mengajak kader PKK memperkuat dukungan terhadap program PAUD Holistik Integratif (PAUD HI), yang tidak hanya fokus pada pendidikan, tetapi juga kesehatan, gizi, pengasuhan, dan perlindungan anak.

Selain itu, isu stunting turut menjadi perhatian. Ia meminta masyarakat lebih sadar pentingnya gizi seimbang, pemeriksaan kehamilan rutin, pemberian ASI eksklusif, hingga pemantauan tumbuh kembang anak melalui posyandu.

Tak kalah penting, kader PKK juga diminta aktif mengedukasi masyarakat terkait kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah rumah tangga demi menciptakan keluarga sehat dan berkualitas.

“Kita harus bersinergi dengan semua pihak, mulai dari camat, kepala desa, puskesmas, sekolah, hingga masyarakat agar program PKK benar-benar terasa manfaatnya,” ucapnya.

Kegiatan Binwil tersebut dihadiri unsur Forkopimcam Kecamatan Cimahi, Ketua TP PKK Kecamatan, kepala desa se-Kecamatan Cimahi, serta para kader PKK desa. Setelah dari Desa Margamukti, agenda pembinaan TP PKK Kabupaten Kuningan dilanjutkan ke Desa Dukuhpicung, Kecamatan Luragung.

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Desa Wisata yang Ditanam, Lalu Ditinggal Tumbuh Sendiri

Duamata.id - Saya tersenyum membaca pernyataan bahwa maju mundurnya desa wisata tergantung...

Pesta Dadung dan 1.000 Kentongan: Ketika Budaya Menjaga Alam di Kaki Gunung Ciremai

KUNINGAN - Di tengah derasnya arus modernisasi, masyarakat Cigugur kembali membuktikan bahwa...

DAMAR SEWU MENYALA, CIGUGUR MERAWAT CAHAYA PERADABAN

KUNINGAN – Saat senja perlahan menyerahkan langit Cigugur kepada malam, satu per...

Bunda Ela Helayati Panen Bawang Bersama Warga Desa Cilimus, Ajak Generasi Muda Jadi Petani Milenial Sukses

KUNINGAN – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kuningan, Bunda Ela Helayati, turun...