KUNINGAN — Di tengah keterbatasan jumlah personel, semangat pengabdian tak boleh ikut berkurang. Itulah pesan kuat yang disampaikan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kuningan, Dr. H. M. Budi Alimudin, dalam momentum peringatan HUT ke-76 Satpol PP, HUT ke-107 Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, serta HUT ke-74 Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas).
Baginya, peringatan ini bukan sekadar seremoni tahunan. Lebih dari itu, ini adalah ruang refleksi tentang sejauh mana negara hadir melalui mereka yang berjaga saat masyarakat terlelap, dan bergerak saat situasi genting tak bisa ditunda.
“Satpol PP, Damkar, dan Linmas adalah garda terdepan pemerintah daerah. Dalam kondisi darurat, kehadiran mereka menjadi rasa aman yang nyata bagi masyarakat. Karena itu, kekompakan bukan pilihan tapi keharusan,” tegasnya.
Selama ini, sinergi antar-satuan dinilai telah berjalan cukup solid. Dari penegakan ketertiban umum, penanganan kebakaran, hingga perlindungan masyarakat, kolaborasi menjadi fondasi utama di lapangan.
Namun di balik dedikasi itu, tersimpan tantangan yang tak kecil.
Dengan jumlah personel saat ini hanya 289 orang, kebutuhan ideal yang mencapai 500 hingga 600 personel masih jauh dari terpenuhi. Artinya, beban kerja harus dibagi dalam ruang yang sempit, sementara tuntutan pelayanan terus melebar.
“Kondisi ini menjadi perhatian bersama, terutama untuk pemerataan personel di setiap kecamatan, termasuk mendukung anggota yang diperbantukan (BKO),” ungkapnya.
Ke depan, dukungan pemerintah daerah menjadi harapan yang tak bisa ditunda, baik dalam penambahan personel maupun penguatan sarana dan prasarana. Sebab di lapangan, kesiapan bukan hanya soal keberanian, tapi juga soal kecukupan.
Peringatan HUT ini pun diharapkan tak berhenti pada seremoni dan seragam rapi. Lebih dari itu, menjadi titik penguat komitmen, bahwa di balik setiap peluit ketertiban, sirine kebakaran, dan rompi perlindungan masyarakat, ada tanggung jawab besar yang terus dijaga.
Dengan semangat kebersamaan, Satpol PP, Damkar, dan Linmas Kabupaten Kuningan diharapkan tetap berdiri di garis depan menjaga ketertiban, menghadirkan keselamatan, dan memastikan masyarakat merasa dilindungi, bahkan dalam keterbatasan. (Bengpri)
Leave a comment