Home Jabar Bandung Jadi Titik Kumpul Strategi Vokasi Jabar 2026, Wabup Tuti Bawa Misi SDM Unggul dari Kuningan

Bandung Jadi Titik Kumpul Strategi Vokasi Jabar 2026, Wabup Tuti Bawa Misi SDM Unggul dari Kuningan

Share
Share

BANDUNG – Komitmen memperkuat kualitas sumber daya manusia terus digencarkan. Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, mewakili Bupati Kuningan, menghadiri agenda strategis Aksi Nyata Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi (PVPV) Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 di Gedung Pakuan, Bandung, Rabu (22/4/2026).

Kegiatan yang diinisiasi pemerintah pusat melalui Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia ini menjadi momentum penting dalam menyelaraskan pendidikan vokasi dengan kebutuhan nyata dunia kerja.

Sejumlah tokoh nasional dan daerah hadir langsung dalam forum ini, di antaranya Menteri Koordinator Bidang PMK RI, Pratikno, serta Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Turut hadir pula para kepala daerah se-Jawa Barat, perwakilan kementerian/lembaga, dunia usaha dan industri, hingga kalangan perguruan tinggi.

Dalam arahannya, Pratikno menegaskan bahwa bonus demografi harus dimanfaatkan secara optimal melalui peningkatan keterhubungan antara dunia pendidikan dan pasar kerja. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk peran Balai Latihan Kerja (BLK) dan dunia industri dalam membangun sistem vokasi yang terintegrasi.

Sementara itu, Dedi Mulyadi menyoroti realitas pengangguran terbuka yang justru banyak berasal dari lulusan berpendidikan tinggi. Ia mendorong transformasi pendidikan vokasi agar tidak hanya berorientasi pada sektor formal, tetapi juga mampu mengangkat potensi ekonomi lokal.

“Kita harus mendorong inovasi vokasi yang mampu menciptakan lapangan kerja baru, tidak hanya bergantung pada sektor formal,” tegasnya.

Penguatan sektor vokasi juga mendapat dukungan dari Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, yang menyampaikan bahwa pemerintah telah meluncurkan ratusan skema okupasi nasional di sektor pariwisata guna memastikan kesiapan tenaga kerja yang kompeten dan sesuai kebutuhan industri.

Forum ini sekaligus menegaskan implementasi Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2022 sebagai pijakan utama penguatan ekosistem vokasi nasional. Meski demikian, sejumlah tantangan masih dihadapi, seperti belum optimalnya sinergi lintas sektor di daerah serta kesenjangan antara lulusan vokasi dengan kebutuhan dunia kerja.

Melalui pertemuan ini, dibangun komitmen bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, satuan pendidikan, dan dunia usaha untuk menciptakan lulusan yang relevan, kompeten, dan berdaya saing tinggi.

Wabup Tuti menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kuningan siap mendukung penuh langkah strategis tersebut. Menurutnya, revitalisasi vokasi menjadi kunci dalam menyiapkan tenaga kerja yang terampil, produktif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Kami berharap melalui aksi nyata ini, tercipta ekosistem pendidikan dan pelatihan vokasi yang terintegrasi, sehingga mampu menekan angka pengangguran serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penyediaan SDM unggul,” ungkapnya.

Selain itu, kegiatan ini juga menyoroti pentingnya digitalisasi pembelajaran, penguatan sarana dan prasarana, serta peningkatan kolaborasi lintas sektor sebagai fondasi utama pembangunan vokasi ke depan. (Bengpri).

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Di Balik Sampah yang Terangkut, Ada Perjuangan yang Tak Banyak Terlihat

KUNINGAN— Ketika sebagian besar warga masih menikmati hangatnya pagi bersama keluarga, beberapa petugas kebersihan Desa Nanggela sudah lebih dulu memulai aktivitas mereka. Dengan...

Related Articles

Di Balik Sampah yang Terangkut, Ada Perjuangan yang Tak Banyak Terlihat

KUNINGAN— Ketika sebagian besar warga masih menikmati hangatnya pagi bersama keluarga, beberapa...

Desa Wisata yang Ditanam, Lalu Ditinggal Tumbuh Sendiri

Duamata.id - Saya tersenyum membaca pernyataan bahwa maju mundurnya desa wisata tergantung...

Pesta Dadung dan 1.000 Kentongan: Ketika Budaya Menjaga Alam di Kaki Gunung Ciremai

KUNINGAN - Di tengah derasnya arus modernisasi, masyarakat Cigugur kembali membuktikan bahwa...

DAMAR SEWU MENYALA, CIGUGUR MERAWAT CAHAYA PERADABAN

KUNINGAN – Saat senja perlahan menyerahkan langit Cigugur kepada malam, satu per...