KUNINGAN — Suasana hangat penuh kekeluargaan terasa dalam pertemuan besar alumni kepamongprajaan di Kuningan. Namun di balik silaturahmi itu, terselip pesan tegas dari pimpinan daerah: ASN harus benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar saat menghadiri Halal Bihalal Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK), Minggu (12/4/2026).
Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., beserta istri, Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani, S.H., M.Kn., Sekretaris Daerah Uu Kusmana, S.Sos., M.Si., beserta istri, para Asisten Daerah, Kepala SKPD, Camat, Kabag, serta jajaran ASN yang merupakan alumni APDN/STPDN.
Kehadiran para tokoh senior hingga generasi muda menunjukkan kuatnya jaringan alumni dalam pemerintahan daerah.
Dalam arahannya, Bupati Dian menekankan bahwa makna halal bihalal harus lebih dari sekadar tradisi.
“Jadilah ASN yang bermanfaat. Tidak perlu muluk-muluk, cukup hadir dan dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa loyalitas ASN bukan hanya kepada pimpinan, tetapi pada tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan publik.
Ketua IKAPTK Kuningan, Deniawan, menegaskan bahwa organisasi ini bukan sekadar wadah silaturahmi.
Melalui program Gema Sadulur, IKAPTK juga menunjukkan kepedulian sosial dengan memberikan santunan kepada anak yatim.
“Kami ingin kehadiran IKAPTK benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Perwakilan purna bakti, Yayan Sofyan, menilai soliditas kepemimpinan daerah saat ini menjadi kekuatan penting.
Ia menegaskan bahwa alumni siap berada di garis depan mendukung pembangunan daerah.
Bupati Dian juga mengakui, tantangan pembangunan Kuningan tidak ringan, persoalan keuangan daerah, perbaikan infrastruktur jalan, penurunan kemiskinan dan pengangguran
Namun ia optimistis, dengan kekompakan semua pihak, perubahan nyata bisa dirasakan masyarakat.
“Kita ingin jalan lebih baik, ekonomi tumbuh, dan kesejahteraan meningkat,” ujarnya.
Kegiatan ini bukan sekadar ajang temu kangen, tapi juga menjadi titik awal memperkuat sinergi dan komitmen bersama.
Kini pertanyaannya, apakah soliditas alumni dan ASN ini benar-benar akan berbuah pada perubahan nyata di masyarakat? (Bengpri).
Leave a comment