KUNINGAN – Tangis haru sebagian murid baru perlahan berubah menjadi senyum ceria. Begitulah suasana hangat yang mewarnai hari pertama masuk sekolah sekaligus Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SDN 2 Bayuning, Kabupaten Kuningan, Senin (13/7/2026).
Sebanyak 24 peserta didik baru kelas I mengikuti MPLS yang dikemas dengan pendekatan ramah anak. Tidak ada bentakan, hukuman, apalagi perpeloncoan. Sebaliknya, para siswa diajak mengenal guru, teman baru, lingkungan sekolah, tata tertib, hingga berbagai program unggulan sekolah melalui kegiatan yang menyenangkan.
Kepala SDN 2 Bayuning, Titin Suhartini, S.Pd., M.M., menegaskan bahwa MPLS merupakan momentum penting untuk menumbuhkan rasa nyaman dan percaya diri anak saat memasuki dunia sekolah.
“Hari pertama sekolah harus menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi anak. Karena itu, MPLS kami laksanakan secara ramah anak, mengenalkan lingkungan sekolah, guru, teman, serta membangun semangat belajar sejak hari pertama,” ujarnya.

Menurut Titin, SDN 2 Bayuning saat ini memiliki sekitar 200 peserta didik. Tahun ajaran sebelumnya sekolah meluluskan 29 siswa, sementara tahun ini menerima 24 murid baru yang siap memulai perjalanan pendidikan dasar.
Selain memperkenalkan lingkungan sekolah, para siswa juga dikenalkan dengan budaya positif yang menjadi ciri khas SDN 2 Bayuning. Mulai dari pembiasaan 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun), gerakan literasi dan numerasi, hingga kepedulian terhadap lingkungan melalui program Adiwiyata.
Sekolah juga memperkuat sinergi dengan orang tua. Menurut Titin, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh guru, tetapi juga membutuhkan keterlibatan keluarga.
“Kami membangun komunikasi yang intensif dengan orang tua melalui grup WhatsApp untuk memantau perkembangan anak. Kami juga berharap adanya komitmen bersama dalam mengantar dan menjemput anak tepat waktu serta hadir ketika sekolah mengundang wali murid,” katanya.
SDN 2 Bayuning mengusung visi “Terwujudnya Murid SDN 2 Bayuning yang Cerdas, Berkarakter Islami, dan Peduli Lingkungan.” Visi tersebut diwujudkan melalui pembelajaran sesuai Standar Nasional Pendidikan, penguatan literasi dan numerasi, budaya karakter, serta kemitraan yang erat dengan paguyuban orang tua.
Dengan suasana belajar yang aman, nyaman, dan penuh keceriaan sejak hari pertama, SDN 2 Bayuning berharap setiap anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia, mandiri, literat, serta mampu mengembangkan potensi terbaiknya.
“Anak yang bahagia di sekolah akan lebih mudah belajar, berkembang, dan meraih cita-citanya. Itulah yang ingin kami bangun sejak langkah pertama mereka memasuki gerbang SDN 2 Bayuning,” tutup Titin.



Leave a comment