KUNINGAN – Setelah menyelesaikan rangkaian pembinaan di 32 desa yang tersebar di 32 kecamatan, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kuningan, Hj. Ela Helayati, S.Sos. atau yang akrab disapa Bunda El, menegaskan bahwa gerakan PKK tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial dan administrasi semata.
Hal tersebut disampaikan saat kegiatan Bina Wilayah (Binwil) TP PKK Kabupaten Kuningan Tahun 2026 yang berakhir di Desa Sakerta Barat, Kecamatan Darma dan Desa Kertawirama, Kecamatan Nusaherang, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Camat Darma dan Camat Nusaherang, unsur Forkopimcam, Ketua TP PKK Kecamatan dan Desa, para kepala desa, kader PKK, serta jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Kuningan.
Dalam arahannya, Bunda El menegaskan bahwa keberhasilan PKK tidak hanya diukur dari tertibnya administrasi atau banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, melainkan dari dampak yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

“PKK harus berdampak nyata bagi kesejahteraan keluarga. Melalui berbagai program yang dijalankan, kita ingin hadir memberikan solusi, meningkatkan kualitas hidup keluarga, memperkuat ketahanan rumah tangga, serta mendorong terwujudnya masyarakat yang sehat, mandiri dan sejahtera,” tegasnya.
Menurut Bunda El, kegiatan Binwil menjadi instrumen penting untuk memastikan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK berjalan optimal hingga tingkat desa. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana melihat secara langsung berbagai tantangan yang dihadapi kader di lapangan.
“Binwil bukan sekadar pembinaan rutin. Ini adalah kesempatan untuk melihat capaian program, menemukan persoalan yang dihadapi masyarakat, sekaligus memberikan motivasi kepada kader agar terus berinovasi,” ujarnya.
Dari hasil pembinaan yang telah dilaksanakan selama beberapa bulan terakhir, Bunda El mengaku melihat perkembangan positif di berbagai wilayah.
Mulai dari meningkatnya semangat kader, semakin tertatanya administrasi kelembagaan, hingga lahirnya berbagai inovasi desa yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, komitmen kader PKK di desa-desa sangat luar biasa. Banyak inovasi yang lahir dari bawah dan mulai menunjukkan hasil yang membanggakan. Ini menjadi modal besar untuk memperkuat gerakan PKK ke depan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, tujuan utama kegiatan Binwil adalah meningkatkan kapasitas kader, memperkuat kelembagaan, mendorong tertib administrasi, serta mempererat sinergi antara PKK dengan pemerintah desa, kecamatan dan seluruh pemangku kepentingan.
Berakhirnya kegiatan di Desa Sakerta Barat dan Desa Kertawirama menandai tuntasnya rangkaian Bina Wilayah TP PKK Kabupaten Kuningan Tahun 2026 yang telah menjangkau seluruh kecamatan di Kabupaten Kuningan.
Meski demikian, Bunda El menegaskan bahwa berakhirnya Binwil bukan berarti berakhir pula semangat pembinaan dan pemberdayaan masyarakat.
Ia berharap seluruh kader PKK terus meningkatkan kapasitas diri, menjaga kekompakan, serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai pihak dalam mendukung pembangunan daerah.
“Kami ingin PKK menjadi mitra strategis pemerintah yang mampu menghadirkan program-program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena tujuan akhirnya adalah kesejahteraan keluarga dan kemajuan daerah,” pungkasnya.
Dengan tuntasnya Binwil 2026, TP PKK Kabupaten Kuningan menunjukkan komitmennya untuk terus berada di tengah masyarakat, mendorong lahirnya keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera sebagai fondasi utama pembangunan daerah. (Bengpri).


Leave a comment