KUNINGAN — Persaingan menuju kursi Komisaris PT Perseroda BPR Kuningan makin memanas. Panitia Seleksi resmi mengumumkan hasil Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK), dan tiga nama dinyatakan lolos ke tahap krusial berikutnya.
Pengumuman tersebut tertuang dalam surat resmi bernomor 500/016/PSCAK.BPR.KNG tertanggal 15 April 2026.
Ketua Panitia Seleksi, Uu Kusmana, memastikan bahwa seluruh peserta yang lolos administrasi telah menjalani UKK dan dinyatakan memenuhi kualifikasi.
Dari hasil penilaian, muncul tiga nama dengan nilai yang cukup mencolok:

- Deden Kurniawan Sopandi – nilai 8,383 (peringkat 1)
- Irvan Adisatrio Prawirorussamsi – nilai 8,025 (peringkat 2)
- Rahmadi – nilai 7,636 (peringkat 3)
Selisih nilai yang tidak terlalu jauh membuat persaingan semakin menarik untuk disimak.
Meski sudah lolos UKK, perjalanan ketiga kandidat belum selesai.
Mereka masih harus menghadapi tahap paling menentukan: wawancara langsung oleh Bupati Kuningan selaku Kuasa Pemilik Modal.
Tahapan ini kerap menjadi penentu akhir bukan hanya soal nilai, tapi juga visi, integritas, dan kecocokan dengan arah kebijakan daerah.
Panitia seleksi menegaskan bahwa seluruh proses dilakukan secara:
- Objektif
- Transparan
- Profesional
Tujuannya jelas, mencari figur komisaris yang benar-benar mampu memperkuat kinerja PT Perseroda BPR Kuningan ke depan.
Kini publik menanti, siapa yang akhirnya akan duduk di kursi komisaris.
Apakah peringkat pertama akan mulus melaju?
Atau justru ada kejutan di tahap wawancara?
Yang pasti, keputusan akhir tinggal selangkah lagi, dan semuanya masih bisa berubah.


Leave a comment