Home Kuningan Ratusan Warga Serbu Situ Arja! Gobyag Lauk Jelang Lebaran Jadi Pesta Rakyat Paling Seru di Kuningan

Ratusan Warga Serbu Situ Arja! Gobyag Lauk Jelang Lebaran Jadi Pesta Rakyat Paling Seru di Kuningan

Share
Share

KUNINGAN – Suasana Situ Arja di Kelurahan Cirendang mendadak riuh dan penuh tawa, Sabtu (14/3/2026). Ratusan warga turun langsung ke air dalam tradisi Gobyag Lauk, sebuah pesta rakyat yang selalu dinanti menjelang Hari Raya Idulfitri.

Sejak pagi, masyarakat dari berbagai kalangan memadati kawasan situ. Dengan penuh semangat, mereka turun ke perairan sambil berburu ikan yang sebelumnya telah ditebar.

Sorak-sorai, tawa, dan candaan antarwarga membuat suasana semakin meriah.

Tradisi yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat ini bukan sekadar mencari ikan, tetapi juga menjadi momen kebersamaan warga menjelang Lebaran.

Salah seorang warga Cirendang, Deni, mengaku sangat senang kegiatan Gobyag Lauk kembali digelar tahun ini.

“Seru sekali, apalagi menjelang Lebaran. Bisa kumpul bareng warga, turun ke situ sambil mencari ikan. Yang penting kebersamaannya, suasananya ramai dan penuh kegembiraan,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Ibu Sri yang datang bersama keluarganya. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi hiburan rakyat yang mempererat silaturahmi antarwarga.

“Biasanya semua sibuk dengan kegiatan masing-masing. Di acara seperti ini bisa ketemu, saling sapa, dan anak-anak juga ikut senang,” katanya.

Kemeriahan pesta rakyat tersebut turut dihadiri Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, Anggota DPRD Kabupaten Kuningan Sri Laelasari, Ketua TP PKK Kuningan, serta unsur pemerintah daerah yang menyaksikan langsung antusiasme masyarakat.

Bupati Dian menyampaikan bahwa kegiatan Gobyag Lauk bukan hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga memiliki makna penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem perairan.

Menurutnya, ikan yang ditangkap masyarakat merupakan hasil penebaran benih melalui program Pasukan Paus yang sebelumnya dilakukan di berbagai perairan umum seperti situ dan sungai.

“Situ ini merupakan salah satu perairan yang kondisinya masih terjaga. Lingkungannya rindang dan aksesnya mudah. Ke depan kita berharap dapat terus dikembangkan menjadi salah satu destinasi unggulan,” ujarnya.

Ia menambahkan, ketika masyarakat menjaga alam dengan baik, maka alam pun akan memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat.

Selain menjadi tradisi turun-temurun, Gobyag Lauk juga dinilai memiliki potensi besar untuk mendorong pengembangan wisata berbasis perairan sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar.

Pemerintah daerah pun berharap pesta rakyat seperti ini dapat terus dilestarikan sebagai bagian dari kekayaan sosial dan budaya, sekaligus menjadi potensi wisata yang membanggakan bagi Kabupaten Kuningan.

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Panggung yang Terlalu Cepat Didirikan

Duamata.id - Malam sudah lewat pukul sebelas ketika lampu di ruang kerja itu masih menyala. Di atas meja, tumpukan map berwarna-warni tersusun rapi,...

Related Articles

Panggung yang Terlalu Cepat Didirikan

Duamata.id - Malam sudah lewat pukul sebelas ketika lampu di ruang kerja...

Kebudayaan Itu Nafas, dan Kita Sedang Menjaganya Bersama

Duamata.id - Minggu ini, orang-orang yang ‘dianggap’ peduli akan budaya yang ada...

Pada Mereka yang Mengingatkanku Jalan Pulang

DUamata.id - Namanya pernah dikenal. Tidak terlalu besar, tapi cukup untuk membuat...

Langkah yang Tidak Dipilihkan

Duamata.id - Di sebuah meja warung kopi, papan catur itu terhampar seperti...