KUNINGAN – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mulai tancap gas menghadapi kontestasi politik mendatang di Kabupaten Kuningan. Melalui konsolidasi pengurus dan penguatan struktur partai, PSI menargetkan minimal 5 kursi DPRD pada pemilihan legislatif berikutnya.
Target tersebut dinilai krusial karena akan membuka jalan bagi PSI untuk membentuk fraksi sendiri sekaligus mengusung calon kepala daerah.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPW PSI Jawa Barat menegaskan, optimisme tersebut muncul seiring semangat baru para pengurus di daerah.
Dalam agenda konsolidasi partai di Kuningan, ia menyampaikan bahwa PSI memiliki strategi serius untuk memperbesar kekuatan politiknya di tingkat lokal.
“Target kita di Kabupaten Kuningan minimal 5 kursi. Kalau sudah 5 kursi, PSI bisa membentuk satu fraksi di DPRD. Dengan satu fraksi, kita akan lebih mudah mengusung calon kepala daerah dari PSI,” ujarnya.
Target tersebut merupakan bagian dari strategi besar PSI di Jawa Barat. DPW PSI menargetkan 5 juta suara di tingkat provinsi pada pemilu mendatang.
Angka ini dinilai realistis mengingat jumlah pemilih di Jawa Barat mencapai sekitar 35 juta orang, sehingga target tersebut setara dengan sekitar 11 hingga 14 persen suara.
Sementara itu, Ketua DPD PSI Kabupaten Kuningan, Erna Suherna, menegaskan bahwa pihaknya saat ini tengah fokus memperkuat organisasi sekaligus memperluas basis dukungan masyarakat.
“Target minimal 5 kursi harus bisa kita raih. Saat ini kami sedang mempersiapkan berbagai langkah untuk membesarkan PSI di Kabupaten Kuningan,” ujarnya.
Di sisi lain, Ketua Dewan Pembina PSI Kuningan, Asep Papay, menyebut tren elektabilitas PSI menunjukkan perkembangan positif.
Berdasarkan sejumlah survei politik terbaru, tingkat dukungan terhadap PSI secara nasional disebut telah mencapai sekitar 8 persen.
Menurutnya, angka tersebut menjadi sinyal bahwa PSI mulai diperhitungkan dalam peta politik nasional.
Bahkan, pergerakan partai yang identik dengan generasi muda ini disebut mulai menarik perhatian partai-partai besar.
“Beberapa partai besar mulai melihat pergerakan PSI. Itu terlihat dari hasil survei dan dinamika politik yang ada. Artinya, PSI mulai diperhitungkan sebagai kekuatan baru di politik nasional,” katanya.
Untuk memperkuat basis politik di daerah, PSI juga menargetkan pembentukan struktur organisasi hingga tingkat DPC selesai 100 persen pada bulan Juni.
Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat jaringan politik hingga ke tingkat akar rumput.
Dengan konsolidasi yang semakin masif serta strategi berbasis data, PSI optimistis mampu meningkatkan perolehan suara sekaligus memperkuat posisi politiknya di daerah.
“Kalau struktur partai kuat dan kerja politik berjalan maksimal, saya yakin ke depan PSI akan semakin diperhitungkan, baik di tingkat nasional maupun daerah,” pungkasnya.
Leave a comment