Home Kuningan Disdikbud Kuningan Pastikan Solusi Iuran TASPEN Guru PPPK, Skema Baru Mulai Juni 2026

Disdikbud Kuningan Pastikan Solusi Iuran TASPEN Guru PPPK, Skema Baru Mulai Juni 2026

Share
Share

KUNINGAN – Polemik iuran TASPEN bagi guru PPPK di Kabupaten Kuningan akhirnya mulai menemukan titik terang. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) bergerak cepat dengan menggelar pertemuan bersama Taspen Life untuk menuntaskan persoalan yang sempat menimbulkan kegelisahan di kalangan guru.

Langkah ini dilakukan atas arahan langsung Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam memberikan kepastian dan perlindungan bagi tenaga pendidik.

Kepala Disdikbud Kuningan, Elon Carlan, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan penting. Mulai dari penetapan jumlah guru PPPK yang terdaftar sebagai peserta, pemilahan status keanggotaan, hingga kejelasan besaran iuran yang harus dibayarkan.

“Ini langkah konkret untuk memastikan semuanya jelas, baik dari sisi data maupun skema penyelesaian,” ujarnya, Jumat (1/5/2026).

Yang paling mengejutkan, Disdikbud memastikan bahwa isu iuran hingga miliaran rupiah yang sempat beredar tidak benar. Nilai kewajiban yang harus diselesaikan disebut jauh di bawah angka tersebut.

Tak hanya itu, mulai Juni 2026, sistem pembayaran iuran akan berubah total. Disdikbud memastikan pemotongan iuran akan dilakukan secara otomatis melalui sistem payroll bekerja sama dengan Bank BJB.

Langkah ini diklaim akan membuat sistem lebih tertib, transparan, dan menghindari keterlambatan pembayaran.

Namun, proses belum berhenti di sini. Disdikbud dan pihak Taspen Life akan kembali menggelar pertemuan lanjutan pada 8 Mei 2026 guna mematangkan seluruh mekanisme teknis di lapangan.

“Kami pastikan semuanya berjalan sesuai rencana dan tidak memberatkan guru,” tegas Elon.

Di tengah polemik yang sempat berkembang, Disdikbud menegaskan komitmennya untuk tetap mengedepankan pelayanan dan perlindungan bagi guru.

“Guru harus dilayani, dilindungi, dan dimuliakan. Itu komitmen kami,” pungkasnya.

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Jembatan 85 Meter di Ciwaru Mulai Dibangun, Akses 3 Dusun di Kuningan Segera Terbuka

KUNINGAN — Harapan ratusan warga di Kecamatan Ciwaru akhirnya mulai terwujud. Pembangunan...

Roblox Akhirnya Tunduk pada Aturan RI, 23 Juta Anak Jadi Alasan Utama

Duamata.id - Indonesia kembali bikin gebrakan di dunia digital. Lewat Peraturan Pemerintah...

Dedi Mulyadi Rekomendasikan Susi Pudjiastuti Jadi Komisaris Bank BJB, Publik Menanti Gebrakan

Bandung - Nama Susi Pudjiastuti kembali menjadi sorotan. Kali ini, bukan karena...

Kuningan Melesat Butuh Harmoni, PUI Diminta Jadi Perekat di Tengah Perbedaan

KUNINGAN — Suasana hangat silaturahmi terasa kental dalam momentum Halal Bihalal yang...