KUNINGAN – Di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi, peran Aparatur Sipil Negara (ASN) sering kali luput dari sorotan. Padahal, di balik berbagai pelayanan yang diterima masyarakat, terdapat ribuan ASN yang bekerja dalam senyap, menjalankan tugas dengan penuh dedikasi demi memastikan roda pemerintahan dan pembangunan terus berjalan.
Mengutip dari kampanye yang digelorakan oleh Zudan Arif Fakrulloh, Kepala BKN, yang bertajuk “Pengabdian yang Sunyi, Bangsa yang Bertumbuh”, yang menegaskan bahwa setiap pengabdian ASN, sekecil apa pun, memiliki kontribusi besar bagi kemajuan Indonesia.
Menanggapi hal itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, U Kusmana, S.Sos., M.Si., mengatakan bahwa pengabdian ASN tidak selalu identik dengan pencapaian yang terlihat di ruang publik.
Menurutnya, banyak pekerjaan penting justru lahir dari ketekunan para ASN yang bekerja di balik layar.
“ASN adalah pelayan masyarakat. Tidak semua tugas mendapatkan apresiasi atau sorotan, tetapi setiap pelayanan yang diberikan dengan ikhlas akan memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah,” ujar Sekda.
Ia mencontohkan, guru yang setiap hari mendidik generasi muda, tenaga kesehatan yang melayani masyarakat tanpa mengenal waktu, penyuluh yang mendampingi petani, hingga pegawai administrasi yang memastikan setiap kebijakan berjalan sesuai aturan, merupakan bagian dari rantai pelayanan yang saling mendukung.
Menurutnya, keberhasilan pemerintah daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik atau penghargaan yang diraih, tetapi juga dari kualitas pelayanan publik yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Di balik setiap kebijakan, ada ASN yang bekerja dengan teliti menyusun data, merancang program, mengelola anggaran, hingga memastikan pelayanan berjalan dengan baik. Inilah bentuk pengabdian yang mungkin tidak banyak diketahui masyarakat, tetapi dampaknya sangat besar,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan untuk terus menjaga integritas, profesionalisme, serta semangat melayani di tengah berbagai tantangan birokrasi.
“Jadikan pengabdian sebagai kehormatan. Bekerjalah bukan semata-mata untuk memenuhi kewajiban, tetapi karena ada tanggung jawab moral untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ketika ASN bekerja dengan hati, kepercayaan publik akan tumbuh, dan daerah pun akan semakin maju,” tegasnya.
Sekda menambahkan, Pemerintah Kabupaten Kuningan terus mendorong terwujudnya birokrasi yang adaptif, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan. Menurutnya, setiap ASN memiliki peran strategis dalam mewujudkan visi pembangunan daerah melalui pelayanan yang cepat, tepat, dan humanis.
“Pengabdian mungkin tidak selalu mendapat tepuk tangan. Namun, ketika masyarakat merasakan pelayanan yang semakin baik, di situlah sesungguhnya kerja keras ASN memberikan arti bagi kemajuan Kabupaten Kuningan,” pungkasnya.



Leave a comment