KUNINGAN – Menjelang Idul Adha 1447 Hijriah, Dian Rachmat Yanuar melakukan monitoring intensif hewan kurban di peternakan Penyu Grup Farm, Desa Cilaja, Kecamatan Kramatmulya, Senin (25/5/2026).
Peninjauan tersebut difokuskan pada sapi jenis Limousin milik Yuswardi atau Kang Yus yang terpilih menjadi hewan kurban Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Dalam kegiatan itu, Bupati didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Kuningan Asep Taufik Rohman, Kabid Peternakan Rofiq, beserta jajaran.
Di tengah kandang peternakan, sapi Limousin bernama “Si Diego” tampak mencuri perhatian. Sapi berusia sekitar empat tahun itu memiliki bobot lebih dari 1,1 ton dengan tinggi sekitar 175 sentimeter.

Sapi tersebut dipilih langsung melalui proses seleksi ketat oleh tim Presiden sebelum akhirnya ditetapkan sebagai hewan kurban Presiden untuk masyarakat Kabupaten Kuningan.
Dian Rachmat Yanuar mengaku bangga karena salah satu peternakan di Kabupaten Kuningan mampu menghasilkan ternak berkualitas nasional hingga dipercaya menjadi hewan kurban Presiden Republik Indonesia.
“Ya, hari ini menjelang H-2 Idul Adha, saya meninjau peternakan sapi milik Pak Bang Yus di Desa Cilaja. Sapi ini terpilih oleh tim dari Bapak Presiden, Bapak Prabowo Subianto, untuk dibeli dan dikurbankan nanti pada saat hari raya,” ujar Bupati Dian.
Menurutnya, terpilihnya sapi asal Kuningan menjadi bukti bahwa potensi peternakan daerah mampu bersaing di tingkat nasional. Ia juga memastikan seluruh hewan kurban telah melalui pemeriksaan kesehatan oleh dinas terkait dan dokter hewan.
“Ini tipenya limousin dengan berat mungkin di atas 1 ton 100 kilogram, dengan ketinggian 175 sentimeter. Saya merasa bangga ternyata di Kuningan banyak sentra-sentra peternakan yang berkualitas,” lanjutnya.
Bupati Dian turut menyampaikan apresiasi kepada Prabowo Subianto atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Kabupaten Kuningan melalui bantuan hewan kurban tersebut.
“Terima kasih Bapak Presiden yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat kami, masyarakat Kabupaten Kuningan. Insyaallah ini akan kita salurkan kepada orang-orang yang berhak,” katanya.
Sementara itu, peternak Yuswardi mengungkapkan bahwa “Si Diego” dipilih setelah melewati proses seleksi panjang, mulai dari asal-usul ternak, pola perawatan, kualitas pakan, hingga kondisi kesehatan dan ukuran tubuh sapi.
“Sapi yang dipilih itu berjenis limousin. Kakinya bagus, gede, tinggi, panjang,” ujar Kang Yus.
Ia menambahkan, sapi tersebut dijual dengan harga di atas Rp100 juta dan rencananya akan diserahkan kepada petugas Masjid Agung Kuningan untuk disembelih saat Hari Raya Idul Adha. Daging kurban nantinya akan dibagikan kepada masyarakat yang berhak menerima.
Terpilihnya “Si Diego” sebagai hewan kurban Presiden menjadi kebanggaan tersendiri bagi dunia peternakan Kabupaten Kuningan yang dinilai semakin berkembang dan mampu menghasilkan ternak unggulan berkualitas tinggi. (Bengpri)


Leave a comment