KUNINGAN — Dian Rachmat Yanuar menerima langsung kunjungan dan audiensi peserta Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN) dari Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia dalam rangka Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan III Tahun 2026, Rabu (6/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Kuningan itu diikuti sebanyak 15 peserta dan digelar di Ruang Rapat Sang Adipati Lantai 2. Turut hadir Sekretaris Daerah, Kepala BKPSDM, Kepala Dinas Kesehatan, serta Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan.
Dalam sambutannya, Bupati Dian menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Kabupaten Kuningan sebagai lokus visitasi kepemimpinan nasional.
“Kami menyambut baik dan merasa terhormat atas kunjungan ini. Semoga Kuningan dapat menjadi ruang belajar yang memberikan perspektif nyata dalam praktik kepemimpinan di daerah,” ujarnya.
Bupati menegaskan bahwa kepemimpinan saat ini dituntut untuk adaptif, kolaboratif, dan mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.
“Kepemimpinan bukan hanya soal kewenangan, tetapi tentang kemampuan menghadirkan solusi dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia juga membuka ruang diskusi seluas-luasnya bagi para peserta untuk bertukar pengalaman dan menggali praktik-praktik baik yang diterapkan di Kabupaten Kuningan.
“Kami terbuka untuk berbagi praktik baik. Harapannya, kunjungan ini melahirkan ide-ide inovatif yang dapat memperkuat kualitas pelayanan publik,” tambahnya.
Sementara itu, fasilitator kegiatan, Sinta Dame Simanjuntak menjelaskan bahwa visitasi kepemimpinan merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran berbasis pengalaman lapangan.
“Melalui visitasi ini, peserta tidak hanya belajar secara konseptual, tetapi juga melihat langsung praktik tata kelola pemerintahan di daerah, termasuk bagaimana pemimpin mengambil keputusan dalam situasi nyata,” ungkapnya.
Menurutnya, Kabupaten Kuningan dipilih karena dinilai memiliki sejumlah praktik baik yang relevan untuk dipelajari peserta.
Ketua Visitasi, Boyke Martadinata menyebut kegiatan tersebut menjadi momentum strategis dalam memperkaya wawasan kepemimpinan para peserta.
“Kunjungan ini menjadi sarana pembelajaran yang sangat berharga. Interaksi langsung dengan kepala daerah dan perangkatnya memberikan gambaran konkret tentang implementasi kebijakan di lapangan,” katanya.
Dalam rangkaian kegiatan, peserta juga mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab terkait data serta capaian kinerja dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kuningan. Pembahasan difokuskan pada strategi penanganan isu kesehatan dan kebencanaan di daerah.
Visitasi Kepemimpinan Nasional di Kabupaten Kuningan dijadwalkan berlangsung selama dua hari, mulai 6 hingga 7 Mei 2026, dengan agenda audiensi, diskusi, hingga observasi lapangan sebagai bagian dari penguatan kapasitas kepemimpinan peserta melalui pengalaman langsung di daerah. (Bengpri).


Leave a comment