Home Jabar Cirebon Matangkan PORSENITAS XIII, Wali Kota: Batas Wilayah Bukan Sekat, tapi Ruang Kolaborasi

Cirebon Matangkan PORSENITAS XIII, Wali Kota: Batas Wilayah Bukan Sekat, tapi Ruang Kolaborasi

Share
Share

CIREBON — Pemerintah Kota Cirebon terus mematangkan persiapan penyelenggaraan Pekan Olahraga dan Seni Antar Daerah Perbatasan (PORSENITAS) XIII Tahun 2026. Hal itu mengemuka dalam rapat koordinasi yang digelar di Balai Kota Cirebon, Kamis (23/4/2026), dengan menghadirkan delegasi kabupaten dan kota anggota KUNCI BERSAMA.

Forum ini menjadi langkah awal untuk menyatukan persepsi dan memperkuat sinergi antarwilayah menjelang pelaksanaan PORSENITAS XIII yang dijadwalkan berlangsung pada 23–27 Juni 2026.

Mengusung tema “Harmoni Caruban Nagari: Menyatukan Batas, Mengukir Prestasi”, ajang ini tidak hanya dirancang sebagai kompetisi olahraga dan seni, tetapi juga sebagai ruang silaturahmi, pertukaran budaya, serta penguatan ekonomi kawasan perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh delegasi. Ia menegaskan bahwa PORSENITAS bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum membangun kebersamaan lintas daerah.

“PORSENITAS bukan hanya tentang kompetisi, tetapi tentang membangun harmoni, memperkuat persaudaraan, dan menghadirkan kolaborasi yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa perbedaan karakter antar daerah justru menjadi kekuatan yang harus dirajut menjadi prestasi bersama.

“Kita ingin menunjukkan bahwa batas wilayah bukan sekat, tetapi ruang untuk saling menguatkan. Sportivitas harus menjadi teladan, sementara pameran produk unggulan menjadi momentum kebangkitan UMKM dan pariwisata lokal,” lanjutnya.

PORSENITAS XIII akan berlangsung selama lima hari empat malam dan dipusatkan di sejumlah titik strategis di Kota Cirebon.

  • Stadion Bima dan venue pendukung: cabang olahraga
  • Alun-alun Kejaksan: pameran produk unggulan daerah
  • Balai Kota Cirebon: kegiatan utama dan seremoni

Rangkaian kegiatan akan diawali dengan Kirab Budaya dan Opening Ceremony pada 23 Juni 2026, dilanjutkan dengan pameran produk unggulan sepanjang 23–27 Juni 2026.
Agenda seni budaya dijadwalkan berlangsung pada 24–25 Juni, sementara Closing Ceremony akan digelar pada 27 Juni 2026.

Beragam cabang olahraga akan dipertandingkan, mulai dari olahraga wajib, pilihan, hingga olahraga tradisional. Di antaranya:

  • Bola voli
  • Tenis meja
  • Bulu tangkis
  • Futsal
  • Catur
  • Tenis lapangan
  • Basket
  • Biliar
  • Olahraga tradisional khas daerah

Selain itu, pentas seni antar kontingen turut menjadi bagian penting dalam memperkuat nuansa budaya.

“Cabang olahraga dan pentas seni ini menjadi medium untuk mempertemukan semangat kompetisi, kreativitas, sekaligus kebersamaan,” kata Wali Kota.

Tidak hanya berfokus pada olahraga dan seni, PORSENITAS XIII juga menjadi ruang promosi bagi pelaku UMKM melalui pameran produk unggulan daerah. Pemerintah Kota Cirebon bahkan menyiapkan berbagai bentuk penyambutan, termasuk gala dinner dan fasilitasi bagi kepala daerah peserta.

Wali Kota menegaskan seluruh perangkat daerah diminta memastikan kesiapan secara detail, mulai dari venue, pelayanan kontingen, hingga keamanan dan kenyamanan peserta.

“Kami ingin meninggalkan kesan baik, bukan hanya dari kemeriahan acara, tetapi juga dari pelayanan yang rapi, hangat, dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Rapat koordinasi juga menyoroti pentingnya kesiapan administrasi peserta. Pendaftaran kontingen dijadwalkan ditutup pada 10 Mei 2026 guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib.

Melalui penyelenggaraan ini, Pemerintah Kota Cirebon berharap PORSENITAS XIII tidak hanya sukses secara pelaksanaan, tetapi juga memberikan dampak sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.

“Semoga PORSENITAS menjadi simbol harmoni kawasan perbatasan yang tumbuh dari gotong royong, prestasi, dan kebersamaan,” pungkasnya.

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Dari Patalagan ke Dukuhlor, Gerak Cepat Bunda Ela Bantu Ibu Eli yang Butuh Obat Mendesak

KUNINGAN — Rangkaian kunjungan sosial yang dilakukan Bunda Ela Helayati pada hari...

Satu Jatuh, Satu Duduk

Duamata.id - Di gedung itu, kursi lebih setia daripada manusia Ia tidak...

Sekolah Maung Dapat Dukungan Luas, Akademisi hingga Alumni Siap Terlibat Nyata

BANDUNG — Program Sekolah Manusia Unggul (Maung) yang diinisiasi Gubernur Jawa Barat...

Kepala SMA se-Jabar Dukung Sekolah Maung, Dinilai Jadi Jawaban Sekolah Unggulan

BANDUNG — Dukungan terhadap program Sekolah Manusia Unggul (Maung) yang digagas Gubernur...