Bekasi – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghadiri rapat paripurna Hari Ulang Tahun Kota Bekasi ke-29, Selasa (10/3/2026). Dalam sambutannya, KDM memberi sejumlah pesan tegas kepada Wali Kota Bekasi agar pembangunan kota tidak berhenti pada pencapaian yang ada.
Menurutnya, wajah Kota Bekasi saat ini sudah jauh lebih baik. Kondisi kota terlihat lebih bersih, ruang terbuka hijau mulai bertambah, bangunan liar berkurang, dan penanganan banjir mulai terlihat melalui pembangunan polder atau embung penampung air.
Namun KDM mengingatkan, capaian itu bukan alasan untuk berpuas diri.
“Target saya, Bekasi bebas banjir. Tidak boleh lagi beralasan itu urusan BBWS, Kementerian PU, atau pemerintah pusat. Jangan lagi berbicara soal kewenangan terus. Sudah saja, kita bereskan bersama Jawa Barat. Kita sinkronkan anggaran,” tegasnya.
Selain banjir, KDM juga menekankan pentingnya kerja sama lintas wilayah untuk mengentaskan kemiskinan dan memperbaiki kualitas pendidikan, terutama di kawasan penyangga ibu kota yang memiliki dinamika sosial cukup kompleks.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono menyampaikan harapannya agar pemerintah provinsi dapat membantu mempercepat proses tukar guling aset antara Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi, terutama yang berkaitan dengan proyek penanggulangan banjir.
Saat ini, kata Tri, Pemkot Bekasi sudah membangun tiga polder di tiga titik rawan banjir. Namun pembangunan tanggul kerap terkendala batas wilayah administrasi.
“Rencana pembangunan tanggul terkadang terkendala batas wilayah, sehingga kami berharap ada pelepasan aset agar bisa segera kami kerjakan,” jelasnya.
Selain penanganan banjir, Pemkot Bekasi juga tengah menyiapkan pembangunan flyover di kawasan Bulak Kapal yang saat ini masih dalam tahap pembebasan lahan. Pemerintah kota berharap pembangunan tahap pertama bisa dimulai tahun ini dengan dukungan anggaran dari Pemprov Jawa Barat.
Di sektor pendidikan, Pemkot Bekasi juga terus memperluas program bantuan pendidikan. Saat ini tercatat sebanyak 21.536 siswa tingkat SD dan SMP telah menerima beasiswa.
Sementara untuk jenjang perguruan tinggi, sebanyak 1.470 mahasiswa telah mendapatkan bantuan biaya kuliah.
Tahun ini, pemerintah kota menargetkan jumlah penerima beasiswa mahasiswa meningkat menjadi 1.500 orang.
Leave a comment