KUNINGAN — Kabupaten Kuningan mencatatkan capaian membanggakan dengan menjadi daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Rebana Metropolitan pada tahun 2025.
Berdasarkan data pertumbuhan ekonomi year-on-year (YoY), Kuningan mencatat angka 6,98 persen, tertinggi dibandingkan tujuh kabupaten/kota lainnya di kawasan tersebut.
Data yang dipublikasikan melalui kanal resmi kawasan Rebana menunjukkan bahwa seluruh daerah di kawasan ini mengalami pertumbuhan ekonomi positif sepanjang 2025.
Di bawah Kuningan, posisi kedua ditempati Kabupaten Majalengka dengan pertumbuhan 6,86 persen, disusul Kabupaten Cirebon sebesar 6,23 persen.
Sementara itu, Kabupaten Sumedang mencatat pertumbuhan 5,48 persen, diikuti Kota Cirebon sebesar 5,34 persen, dan Kabupaten Subang dengan 5,01 persen. Adapun Kabupaten Indramayu mencatat pertumbuhan 3,09 persen.
Kepala Pelaksana Badan Pengelola Kawasan Rebana, Helmy Yahya, menilai kawasan Rebana memiliki potensi besar sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Barat.
“Rebana ini adalah satu-satunya kawasan ekonomi seperti ini di Indonesia. Potensinya luar biasa dan kami ingin seluruh kepala daerah di wilayah Rebana terlibat aktif agar kerja sama ekonomi daerah semakin kuat dan saling menguntungkan,” ujarnya.
Menurutnya, pengembangan Rebana yang didukung kawasan industri, konektivitas infrastruktur, serta keberadaan pelabuhan dan bandara akan memperkuat daya tarik investasi sekaligus membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat.
Capaian ini menjadi sinyal bahwa pengembangan koridor ekonomi Rebana mulai memberikan dampak nyata terhadap dinamika perekonomian daerah.
Dengan posisi teratas pada 2025, Kabupaten Kuningan menunjukkan kinerja ekonomi yang semakin kompetitif di kawasan tersebut.
Data pertumbuhan ekonomi ini dipublikasikan melalui akun resmi kawasan Rebana dan menjadi salah satu indikator penting perkembangan wilayah yang tengah diproyeksikan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Barat.
Leave a comment