Home Jabar Inovasi Oom Komariah Hadirkan “SEDONG SUPER”, Program Terpadu Desa Sehat, Bebas Sampah, dan Berdaya Ekonomi

Inovasi Oom Komariah Hadirkan “SEDONG SUPER”, Program Terpadu Desa Sehat, Bebas Sampah, dan Berdaya Ekonomi

Share
Share

CIREBON – Sebuah inovasi inspiratif lahir dari Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon. Melalui Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan III Tahun 2025, Oom Komariah, S.I.P., selaku Kepala Seksi Ekonomi, Pembangunan, dan Sosial (Kasi Ekbangsos) Kecamatan Sedong, menggagas program perubahan bertajuk “SEDONG SUPER (Strong Unity to Prioritize Education and Religion)”.

Program ini merupakan langkah nyata dalam membangun desa sehat, bebas sampah, dan berdaya ekonomi melalui sinergi lintas sektor antara pemerintah desa, lembaga pendidikan, tokoh agama, dan masyarakat.

“Sedong SUPER kami rancang sebagai gerakan bersama yang kuat (strong unity) untuk menyeimbangkan antara kemajuan ekonomi, kesehatan lingkungan, dan penguatan nilai-nilai pendidikan serta keagamaan,” ujar Oom Komariah saat ditemui di ruang kerjanya

Program SEDONG SUPER lahir dari keprihatinan terhadap kondisi lingkungan dan sosial di beberapa desa yang masih menghadapi tantangan kebersihan, sampah rumah tangga, serta rendahnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan kebersihan lingkungan

Gerakan Desa Sehat melalui pengelolaan sampah berbasis masyarakat dan edukasi kebersihan lingkungan;

Program Bebas Sampah (RUSA – Ruang Sampah) yang menumbuhkan budaya memilah dan menabung sampah melalui sistem bank sampah

Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat, khususnya UMKM daur ulang dan kelompok perempuan produktif.

Program ini tidak hanya fokus pada kebersihan dan kesehatan lingkungan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran religius dan kemandirian ekonomi.

Melalui pelatihan dan pendampingan kepada kader desa, PKK, serta pemuda karang taruna, masyarakat didorong untuk aktif berinovasi dalam pengelolaan sampah dan pengembangan produk bernilai ekonomi.

“Dengan Sedong SUPER, kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan desa tidak bisa hanya berfokus pada fisik, tapi juga pada jiwa dan semangat gotong royong. Kebersihan lingkungan harus diiringi dengan kebersihan hati dan pikiran,” tambah Oom.

Inovasi Sedong SUPER mendapat sambutan positif dari Camat Sedong serta para kepala desa. Mereka menilai program ini menjadi terobosan strategis untuk memperkuat kolaborasi desa dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan religius.

Program ini juga diharapkan menjadi model perubahan pelayanan publik berbasis pemberdayaan yang dapat direplikasi ke kecamatan lain di Kabupaten Cirebon.

“Melalui PKP ini, kami belajar bahwa kepemimpinan bukan sekadar posisi, melainkan aksi nyata yang memberi dampak. Semoga Sedong SUPER menjadi gerakan berkelanjutan untuk Sedong yang bersih, sehat, dan sejahtera,” tutup Oom Komariah

Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan III Tahun 2025 merupakan program pengembangan kompetensi aparatur pemerintah yang berfokus pada penerapan nilai-nilai ASN berAKHLAK, inovasi pelayanan publik, dan kepemimpinan adaptif di era perubahan.

Melalui program ini, setiap peserta diwajibkan membuat dan mengimplementasikan Rencana Aksi Perubahan sebagai bentuk kontribusi nyata di lingkungan kerja.(Beng).

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Pastikan Sistem Lebih Transparan dan Berkeadilan, Uji Publik SPMB 2026/2027 Digelar

KUNINGAN — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan menggelar kegiatan Uji Publik...

Menolak LKS Digital: Membela Siswa atau Menjaga Zona Nyaman?

Duamata.id - Dalam dunia pendidikan yang sering salah paham antara “melindungi” dan...

Bukan Absensi, Ini Ukuran Kinerja ASN Versi Dedi Mulyadi

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan kebijakan work from home...

Hadiri Halal Bihalal di Gedung Sate, Tuti Andriani Pulang dengan Instruksi Penting untuk Kuningan!

BANDUNG — Kehadiran Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, dalam acara silaturahmi dan...