Home Kuningan Dari Puisi ke Empati, Bunda Ela Helayati Hidupkan Jiwa Literasi di SMPN 1 Cilimus

Dari Puisi ke Empati, Bunda Ela Helayati Hidupkan Jiwa Literasi di SMPN 1 Cilimus

Share
Share

KUNINGAN – Suasana haru dan penuh semangat terasa di aula SMP Negeri 1 Cilimus (11/11/2025). Peringatan Bulan Bahasa tahun ini menjadi momen istimewa karena dirangkai dengan Launching Buku Puisi Essay karya 22 siswa serta perayaan ulang tahun ke-1 Necis Mini Theater, dihadiri langsung oleh Bunda Literasi Kabupaten Kuningan, Bunda Ela Helayati.

Kepala SMPN 1 Cilimus, Ida Nurhaedah, M.Pd., membuka acara dengan sambutan yang menggambarkan perjalanan panjang kegiatan literasi di sekolahnya.

“Berawal dari awal tahun 2025, kami memberikan pelatihan puisi essay kepada 50 siswa. Dari jumlah itu, 22 siswa berhasil menulis karya yang luar biasa hingga akhirnya dibukukan dan hari ini kita launching bersama,” ujar Ida.

Ida menambahkan, karya-karya tersebut lahir dari kejujuran dan semangat anak-anak yang terus diasah oleh para guru pendamping.

“Kami bangga, karena di balik setiap kalimat yang mereka tulis, ada keberanian dan imajinasi yang tumbuh dari hati,” tambahnya.

Kehadiran Bunda Ela Helayati menjadi sorotan utama acara tersebut. Dengan senyum lembut dan tutur yang hangat, Bunda Ela memberikan sambutan penuh inspirasi yang memikat seluruh hadirin.

“Bulan Bahasa bukan sekadar perayaan, tapi cermin jati diri bangsa. Bahasa adalah jembatan pikiran dan perasaan, alat untuk memahami dunia, sekaligus wadah untuk menebarkan kebaikan melalui kata,” ujar Bunda Ela disambut tepuk tangan meriah.

Ia menilai bahwa buku puisi essay karya 22 siswa SMPN 1 Cilimus bukan hanya sekadar kumpulan tulisan, tetapi cermin jiwa dan buah dari imajinasi siswa-siswa SMPN 1 Cilimus yang berani menulis sejarahnya sendiri.

“Menulis berarti berani berpikir, berani menyuarakan nilai, dan berani memberi makna,” tutur Bunda Ela penuh semangat.

Dalam sambutannya, Bunda Ela juga mengapresiasi hadirnya Necis Mini Theater yang genap berusia satu tahun. Baginya, dunia seni dan literasi tidak bisa dipisahkan karena keduanya membentuk karakter dan rasa kemanusiaan generasi muda.

Suasana menjadi hening dan haru ketika Bunda Ela menutup sambutannya dengan pesan yang begitu menyentuh hati:

“Teruslah menulis, teruslah membaca, dan teruslah berkarya. Jangan takut kata-kata kalian kecil, sebab setiap huruf yang jujur akan menemukan pembacanya.”

Kalimat itu membuat para siswa tertegun. Beberapa guru tampak menunduk haru, sementara anak-anak menatap kagum ke arah Bunda Ela, seolah menyimpan kalimat itu jauh di dalam hati mereka.

Sebagai penutup, Bunda Ela melantunkan pantun literasi yang membuat suasana semakin hangat:

Pena menari di atas kertas putih,
Kata berbaris indah berseri.
SMPN 1 Cilimus teruslah bersih,
Dalam karya dan literasi negeri.

Acara kemudian diakhiri dengan peluncuran simbolis buku puisi essay karya siswa. Bagi Bunda Ela, literasi bukan hanya urusan buku dan tulisan, melainkan gerakan hati untuk membangun karakter bangsa melalui kejujuran kata dan ketulusan rasa.

“SMPN 1 Cilimus telah memberi contoh bahwa sekolah bisa menjadi taman bagi kreativitas dan ruang bagi mimpi,” ujarnya dengan penuh kebanggaan.

Dengan langkah sederhana namun penuh makna, Bunda Ela Helayati kembali menegaskan perannya sebagai sosok inspiratif di dunia literasi Kuningan, seorang bunda yang tak hanya membaca karya, tapi juga membaca hati generasi muda.(Beng).

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Pastikan Sistem Lebih Transparan dan Berkeadilan, Uji Publik SPMB 2026/2027 Digelar

KUNINGAN — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan menggelar kegiatan Uji Publik...

Menolak LKS Digital: Membela Siswa atau Menjaga Zona Nyaman?

Duamata.id - Dalam dunia pendidikan yang sering salah paham antara “melindungi” dan...

Bukan Absensi, Ini Ukuran Kinerja ASN Versi Dedi Mulyadi

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan kebijakan work from home...

Hadiri Halal Bihalal di Gedung Sate, Tuti Andriani Pulang dengan Instruksi Penting untuk Kuningan!

BANDUNG — Kehadiran Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, dalam acara silaturahmi dan...