Kuningan – Kepedulian terhadap kesehatan mental anak usia dini kembali ditegaskan Bunda PAUD Kabupaten Kuningan, Bunda Ela Helayati, dalam kegiatan parenting yang diselenggarakan oleh IGTKI-PGRI Kabupaten Kuningan (14/01).
Di hadapan para guru PAUD, orang tua murid, dan pemangku kepentingan pendidikan, Bunda Ela menyampaikan pesan hangat tentang pentingnya nutrisi seimbang sebagai fondasi tumbuh kembang anak.
Dengan gaya penyampaian yang sederhana namun menyentuh, Bunda Ela mengingatkan bahwa masa usia dini merupakan golden age yang tidak akan terulang.
Pada fase inilah perkembangan otak, emosi, dan karakter anak terbentuk dengan sangat cepat. Oleh karena itu, perhatian terhadap asupan gizi anak tidak bisa dianggap sepele.

“Sering kali kita menilai kesehatan mental anak hanya dari perilaku luarnya saja. Padahal, anak yang mampu mengelola emosi, fokus belajar, ceria, dan percaya diri sangat dipengaruhi oleh apa yang mereka makan setiap hari,” ujar Bunda Ela.
Ia menjelaskan bahwa kekurangan nutrisi penting seperti omega-3, zat besi, zinc, vitamin B kompleks, dan protein dapat berdampak pada suasana hati, konsentrasi, hingga perilaku anak.
Sebaliknya, anak yang mendapatkan nutrisi seimbang cenderung lebih siap belajar, mudah bersosialisasi, dan memiliki emosi yang lebih stabil.
Sebagai Bunda PAUD Kabupaten Kuningan, Bunda Ela juga mengapresiasi satuan PAUD dan Taman Kanak-kanak yang telah terlibat aktif dalam Program Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Program ini dinilai sebagai upaya nyata dalam mendukung pemenuhan gizi anak sejak dini, terutama di lingkungan sekolah.
Namun demikian, ia menekankan bahwa peran orang tua tetap menjadi kunci utama.
Kebiasaan makan sehat harus dimulai dari rumah, melalui sarapan sebelum sekolah, penyediaan makanan bergizi seimbang, camilan sehat, serta pembatasan konsumsi makanan tinggi gula dan cepat saji.
“Anak yang sehat secara fisik dan mental adalah investasi terbaik bagi masa depan daerah kita. Dari perhatian kecil hari ini, kita sedang membentuk generasi Kabupaten Kuningan yang kuat, cerdas, dan berkarakter,” tuturnya.
Kegiatan parenting ini berlangsung penuh antusias. Para peserta tampak aktif menyimak materi dari para narasumber ahli yang membahas keterkaitan antara nutrisi dan kesehatan mental anak usia dini.
Diskusi yang terbangun mencerminkan tingginya kesadaran orang tua dan guru akan pentingnya kolaborasi dalam mendampingi tumbuh kembang anak.
Melalui kegiatan ini, Bunda PAUD Kabupaten Kuningan berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara sekolah dan keluarga.
Dengan perhatian bersama terhadap nutrisi dan kesehatan mental anak, diharapkan akan lahir generasi penerus Kabupaten Kuningan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga sehat secara emosional dan sosial.(Bengpri).
Leave a comment