Home Kuningan Bupati Dian Sebut Bertani Kini Lebih Menjanjikan, Panen Naga Kuning Jadi Buktinya

Bupati Dian Sebut Bertani Kini Lebih Menjanjikan, Panen Naga Kuning Jadi Buktinya

Share
Share

KUNINGAN – Siapa bilang masa depan anak muda hanya ada di balik meja kantor? Di tengah tren generasi muda berburu pekerjaan formal, Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar justru mengajak kaum muda melirik dunia pertanian yang kini dinilainya jauh lebih menjanjikan.

Pesan itu disampaikan saat menghadiri Panen Raya Buah Naga Kuning di Sangkanika Edugarden, Desa Sangkanhurip, Kecamatan Cigandamekar, Minggu (5/7/2026).

Di hadapan petani muda, pelajar, pelaku usaha, hingga tokoh masyarakat, Dian menegaskan bahwa pertanian saat ini bukan lagi identik dengan pekerjaan berat dan berpenghasilan pas-pasan.

Menurutnya, dengan sentuhan teknologi, inovasi, dan semangat kewirausahaan, sektor pertanian justru menjadi ladang ekonomi yang sangat menjanjikan.

“Jangan lagi berpikir setelah lulus harus menjadi pegawai negeri atau bekerja di perkantoran. Pertanian memiliki prospek yang luar biasa jika dikelola dengan ilmu, inovasi, dan semangat kewirausahaan,” ujar Dian.

Ia mengungkapkan, Kabupaten Kuningan memiliki modal besar untuk menjadi salah satu lumbung pangan di Jawa Barat.

Bahkan, surplus pangan daerah meningkat signifikan, dari sekitar 80 ribu ton menjadi 120 ribu ton, sebuah capaian yang menunjukkan sektor pertanian terus berkembang.

Bagi Dian, tantangan terbesar ke depan bukan hanya meningkatkan produksi, tetapi juga memastikan lahirnya generasi baru petani yang mampu memanfaatkan teknologi dan membaca peluang pasar.

Tak hanya soal panen, Bupati juga memuji konsep Sangkanika Edugarden yang memadukan pertanian, wisata, pendidikan, budaya, dan ekonomi kreatif dalam satu kawasan.

“Ini bukan sekadar kebun. Ini contoh bagaimana pertanian bisa menjadi pusat pembelajaran, destinasi wisata, sekaligus penggerak ekonomi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Owner Sangkanika Edugarden, Achmad Nur Hidayat, mengatakan panen raya ini menjadi simbol perubahan cara pandang terhadap dunia pertanian.

Menurutnya, kebun tidak hanya menjadi tempat menghasilkan buah, tetapi juga ruang belajar, ruang kolaborasi, dan tempat lahirnya inovasi.

Melalui konsep Edugarden, pengunjung dapat belajar langsung tentang budidaya, teknologi pertanian, hingga peluang bisnis di sektor agribisnis.

Sangkanika juga telah bekerja sama dengan sejumlah SMK Pertanian untuk memberikan pengalaman magang kepada para siswa.

“Kami ingin anak-anak muda melihat bahwa bertani itu keren, modern, berbasis teknologi, dan mampu memberikan kehidupan yang layak,” ujarnya.

Sebagai pelopor agrowisata Buah Naga Kuning di Kabupaten Kuningan, Sangkanika berharap komoditas premium tersebut dapat menjadi ikon wisata baru sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani lokal.

Panen raya tersebut juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada petani muda, pelestari budaya, seniman, dan pelaku ekonomi kreatif yang dinilai telah memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Kuningan.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat, Kabupaten Kuningan berharap semakin banyak generasi muda yang berani menjadi petani modern dan agropreneur, sehingga pertanian tidak hanya menjaga ketahanan pangan, tetapi juga menjadi mesin pertumbuhan ekonomi daerah menuju Kuningan Melesat.

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Target Dana PMI Kuningan Naik Jadi Rp900 Juta! Bupati Dian Minta ASN Jadi Contoh, Donasi Kini Bisa Pakai QRIS

KUNINGAN – Pemerintah Kabupaten Kuningan resmi mencanangkan Bulan Dana PMI Tahun 2026...

Bunda Ela Helayati Terpukau Panen Naga Kuning, Ajak Perempuan dan Anak Muda Jadi Penggerak Pertanian Modern

KUNINGAN – Kehadiran Ketua TP PKK Kabupaten Kuningan, Bunda Ela Helayati, dalam...

198 Desa di Kuningan Siap Gelar Pilkades 2027, Cek Daftar Lengkap Desamu!

KUNINGAN – Suhu politik desa di Kabupaten Kuningan mulai menghangat. Sebanyak 198...

Harga Sebuah Antrean

Duamata.id - Pagi itu antrean di toko emas mengular sampai ke trotoar....